SMK Negeri 1 Pangkalpiang

Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 10 Juni 2010

MODUL KEWIRAUSAHAAN 10

MODUL
KEWIRAUSAHAAN SMK
MENGANALISIS POTENSI PASAR
Penanggung Jawab :
Prof. Dr. H. Mohammad Ali, M.A
Pengembang dan Penelaah Model :
Dr. H. Ahman, M.Pd.
Drs. Ikaputera Waspada, M.M
Dra. Neti Budiwati, M.Si
Drs. Endang Supardi, M.Si
Drs. Ani Pinayani, M.M
Penulis :
Drs. Ani Pinayani, MM.
Bekerjasama dengan :
LEMBAGA PENELITIAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2004
DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
10
Modul 10: Menganalisis Potensi Pasar (B1.10 KWU) i
KATA PENGANTAR
Dalam modul 10 ini akan diuraikan beberapa hal yang berhubungan
dengan bagaimana merencanakan pengelolaan usaha kecil. Dalam
merencanakan pengelolaan usaha, langkah pertama yang harus
dilakukan oleh seorang wirausaha adalah menganalisis peluang usaha
atau potensi pasar berdasarkan jenis produk/jasa, minat, dan daya beli
konsumen. Wirausaha harus dapat memanfaatkan peluang dan potensi
pasar supaya dapat menjual produk/jasanya. Untuk mengetahui jenis
produk/jasa, minat, dan daya beli konsumen. Anda harus melakukan
penelitian pasar, mencari, dan mengumpulkan informasi yang
berhubungan dengan pasar dan menentukan lokasi usaha yang
strategis sesuai dengan produk/jasa yang yang akan dijual.
Bandung, Nopember 2004
Penyusun,
Modul 10: Menganalisis Potensi Pasar (B1.10 KWU) ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ………………………………………………. i
DAFTAR ISI ………………………………………………. ii
Peta Kedudukan Modul ………………………………………………. iii
Glosarium ………………………………………………. iv
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………. 1
A. Deskripsi ………………………………………………. 1
B. Prasyarat ………………………………………………. 1
C. Petunjuk Penggunaan Modul ………………………………………………. 1
D. Tujuan Akhir ………………………………………………. 3
E. Kompetensi ………………………………………………. 4
F. Cek Kemampuan ………………………………………………. 4
BAB II PEMBELAJARAN ………………………………………………. 6
A. Rencana Belajar Siswa ………………………………………………. 6
B. Kegiatan Belajar ………………………………………………. 6
1. Kegiatan Belajar 1 ………………………………………………. 6
2. Kegiatan Belajar 2 ………………………………………………. 13
3. Kegiatan Belajar 3 ………………………………………………. 25
BAB III EVALUASI ………………………………………………. 34
A. Instrumen Penilaian ………………………………………………. 34
B. Kunci Jawaban ………………………………………………. 34
BAB IV PENUTUP ………………………………………………. 36
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………. 37
Modul 10: Menganalisis Potensi Pasar (B1.10 KWU) iii
Modul 10
MENGANALISIS POTENSI PASAR
Kode Modul : B1.10.KWU
Penulis : Ani Pinayani, Drs., MM.
Peta Kedudukan Modul B1.10.KWU
Keterangan :
Kompetensi A : Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha
Kompetensi B : Merencanakan pengelolaan usaha kecil
Sub Kompetensi (B1) : Menganalisis peluang usaha
Sub Kompetensi (B2) : Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha
Sub Kompetensi (B3) : Menyusun proposal usaha
Kompetensi C : Mengelola usaha kecil
: Urutan penggunaan modul
Kompetensi
A
Kompetensi
B
Kompetensi
C
B1
B2
B3
B1.09.KWU B1.10.KWU B1.11.KWU
C1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ………………………………………………. i
DAFTAR ISI ………………………………………………. ii
Peta Kedudukan Modul ………………………………………………. iii
Glosarium ………………………………………………. iv
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………. 1
A. Deskripsi ………………………………………………. 1
B. Prasyarat ………………………………………………. 1
C. Petunjuk Penggunaan Modul ………………………………………………. 1
D. Tujuan Akhir ……………………………………………….
E. Kompetensi ……………………………………………….
F. Cek Kemampuan ……………………………………………….
BAB II PEMBELAJARAN ……………………………………………….
A. Rencana Belajar Siswa ……………………………………………….
B. Kegiatan Belajar ……………………………………………….
1. Kegiatan Belajar 1 ……………………………………………….
2. Kegiatan Belajar 2 ……………………………………………….
3. Kegiatan Belajar 3 ……………………………………………….
BAB III EVALUASI ……………………………………………….
A. Instrumen Penilaian ……………………………………………….
B. Kunci Jawaban ……………………………………………….
BAB IV PENUTUP ……………………………………………….
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………….
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 1
MODUL
MENGANALISIS
POTENSI PASAR
Ani Pinayani
BAB I PENDAHULUAN
A. Deskripsi
Dalam modul 10 ini akan diuraikan beberapa hal yang berhubungan
dengan bagaimana merencanakan pengelolaan usaha kecil. Dalam
merencanakan pengelolaan usaha, langkah pertama yang harus
dilakukan oleh seorang wirausaha adalah menganalisis peluang
usaha atau potensi pasar berdasarkan jenis produk/jasa, minat, dan
daya beli konsumen. Wirausaha harus dapat memanfaatkan peluang
dan potensi pasar supaya dapat menjual produk/jasanya. Untuk
mengetahui jenis produk/jasa, minat, dan daya beli konsumen. Anda
harus melakukan penelitian pasar, mencari, dan mengumpulkan
informasi yang berhubungan dengan pasar dan menentukan lokasi
usaha yang strategis sesuai dengan produk/jasa yang yang akan
dijual.
B. Prasyarat
Sebelum mempelajari modul ini siswa atau peserta diklat telah
memahami beberapa karakteristik wirausaha, mengetahui kiat
mengembangkan kemampuan berkomunikasi, sikap jujur dan
disiplin, sikap kreatif dan inovatif, sikap mandiri, sikap dan perilaku
kerja prestatif, kiat mengembangkan ide, dan meraih peluang. Kiat
mengambil resiko dan tanggung jawab serta mengambil keputusan.
10
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 2
Syarat lainnya, siswa/peserta diklat telah mempunyai wawasan
tentang konsep pasar atau permintaan dan penawaran dalam mata
diklat ekonomi.
C. Petunjuk penggunaan modul
Agar Anda berhasil menguasai modul ini dengan baik, ikutilah
petunjuk belajar sebagai berikut.
1. Rambu-rambu belajar bagi siswa /peserta diklat, antara lain :
a. Bacalah dengan cermat bagian pendahuluan modul ini sampai
Anda memahami betul apa, untuk apa, dan bagaimana
mempelajari modul ini.
b. Baca sepintas bagian demi bagian dan temukan kata-kata kunci
dan kata-kata yang Anda anggap baru. Kemudian cari dan baca
pengertian kata-kata kunci dalam daftar kata-kata sulit modul ini
atau dalam kamus manajemen dan ekonomi yang ada.
c. Amati lingkungan sekitar Anda, produk/jasa apa yang sudah ada
dan produk/jasa yang masih langka, bagaimana keadaan minat
dan daya beli konsumen.
d. Untuk mendapat sertifikasi, Anda harus diuji tingkat kemampuan
menganalisis potensi pasar dengan alat tes khusus.
e. Setelah mempelajari modul ini, siswa/peserta diklat dapat
memanfaatkan potensi pasar secara kreatif dan inovatif,
mengetahui peluang dan resiko usaha.
2. Peran guru dalam penggunaan modul ini, antara lain :
Modul ini dirancang untuk membantu siswa/ peserta diklat dalam
proses belajar dari mulai merancang, menjelaskan, mengorganisir,
membimbing, mengarahkan, membantu, sampai dengan
mengevaluasi hasil belajar siswa/ peserta diklat. Oleh karena itu
peran Saudara sebagai guru adalah
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 3
a. Bacalah dengan cermat bagian pendahuluan modul ini sampai
Anda memahami betul apa, untuk apa, dan bagimana
mempelajari modul ini.
b. Membantu siswa/peserta diklat dalam merencanakan proses
belajar.
c. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang
dijelaskan dalam tahap belajar modul ini.
d. Membantu siswa/peserta diklat dalam memahami konsep, praktik
baru kewirausahaan, dan menjawab pertanyaan/kendala proses
belajar siswa/ peserta diklat.
e. Membantu siswa/peserta diklat untuk menentukan dan
mengakses sumber informasi lain yang diperlukan untuk belajar.
f. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok untuk berdiskusi.
g. Merancang pendamping guru atau praktisi lain, jika diperlukan.
h. Mencatat pencapaian kemajuan belajar siswa/peserta diklat.
i. Melaksanakan penilaian/evaluasi.
j. Menjelaskan kepada siswa mengenai bagian yang perlu untuk
didiskusikan dengan teman-temannya dan merundingkan
rencana pembelajaran selanjutnya.
D. Tujuan Akhir
Setelah menyelesaikan kegiatan belajar dalam modul ini, siswa atau
peserta diklat diharapkan :
1. Siswa Memiliki Kinerja
a. Dapat menganalisis potensi pasar dan dapat
mempraktekannya dalam dunia usaha yang sebenarnya
melalui penelitian pasar.
b. Memiliki kemampuan mencari dan mengumpulkan informasi
yang berhubungan dengan pasar.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 4
c. Menentukan letak lokasi usaha yang strategis.
2. Kriteria Kinerja
a. Kriteria kinerja menganalisis potensi pasar diidentifikasi
berdasarkan kemampuan siswa dalam mengenali jenis
produk/jasa, minat, dan daya beli konsumen.
b. Pemanfaatan dan pengetahuan tentang peluang dan risiko
usaha diidentifikasi berdasarkan besarnya peluang dengan
meningkatkan nilai tambah produk/jasa serta memperkecil
risiko usaha.
3. Kondisi/variabel yang diperlukan
a. Untuk mendukung siswa dalam menganalisis potensi pasar
berdasarkan jenis produk/jasa, minat dan daya beli
konsumen. Siswa perlu diperkenalkan ke dunia usaha dalam
bentuk kunjungan lapangan kepada wirausaha yang sukses.
b. Amati produk/jasa apa yang sudah ada, masih langka, belum
ada atau produk/jasa baru yang sangat diperlukan
konsumen! Kenalilah kecenderungan minat dan daya beli
konsumen.
E. Kompetensi
Kompetensi utama modul ini adalah merencanakan pengelolaan
usaha kecil. Sedangkan, subkompetensinya adalah menganalisis
peluang usaha atau potensi pasar. Kriteria kinerjanya menganalisis
peluang usaha berdasarkan jenis produk/jasa, minat, dan daya beli
konsumen, pemanfaatan peluang berusaha secara kreatif dan
inovatif.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 5
F. Cek kemampuan
Untuk mengecek kemampuan anda, anda harus dapat menjawab
pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut :
1. Apakah yang dimaksud dengan Peluang Pasar ?
2. Langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk menganaliais
peluang pasar ?
3. Coba jelaskan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam
melakukan penelitian pasar ?
4. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor yang dapat Anda
pertimbangkan dalam memilih dan menentukan lokasi usaha ?
G. Glosarium
1. Tujuan Penelitian pasar menyediakan data dan informasi pasar yang
dibutuhkan wirausaha untuk mengurangi resiko, mengurangi
persoalan dan masalah potensial pada usaha anda saat ini,
mengenal peluang pasar yang baru, memperoleh informasi, dan
fakta tentang usaha untuk dimanfaatkan dalam membuat keputusan
serta rencana tindak yang lebih nyata.
2. Penelitian pasar adalah suatu proses sistematis yang dilakukan
untuk mengumpulkan data, mencatat, mengolah, dan menganalisis
data/informasi yang berkaitan dengan pemasaran produk/jasa.
3. Penelitian pasar adalah suatu proses sistematis yang dilakukan
untuk mengumpulkan data, mencatat, mengolah, dan menganalisis
data/informasi yang berkaitan dengan pemasaran produk/jasa.
4. letak lokasi usaha akan berhubungan dengan masalah efisiensi
transportasi, sifat bahan baku atau sifat produknya, dan
kemudahannya mencapai konsumen.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 6
BAB II PEMBELAJARAN
A. Rencana Belajar Siswa
Dalam mempelajari modul ini dapat dilakukan dengan rincian kegiatan
sebagai berikut :
Jenis kegiatan Waktu/
Tanggal
Tempat
Kegiatan
Alasan perubahan Disetujui
guru
1. Mengkaji secara mandiri 2 x 45 mnt Sekolah
2. Berdiskusi dengan teman 2 x 45 mnt Sekolah
3. Latihan dan mengungkap
contoh
3 x 45 mnt Sekolah
dan
Lapangan
5. Pengamatan lapangan 3 x 45 mnt Lapangan
B. Kegiatan Belajar
1. Kegiatan Belajar 1
a. Tujuan Pembelajaran 1
Siswa atau peserta diklat dapat memahami pengertian peluang usaha
atau potensi pasar, menentukan langkah-langkah analisis peluang
pasar, dan cara menilai peluang pasar.
b. Uraian materi 1
PELUANG PASAR
Salah satu faktor yang perlu dianalisis oleh setiap wirausaha atau
calon pengusaha adalah kemampuannya untuk mengetahui peluang
atau potensi pasar. Apabila Anda sebagai wirausaha kurang mampu
dalam menganalisis potensi pasar, maka kemungkinan besar potensi
yang ada akan dimanfaatkan pihak pesaing atau wirausaha yang
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 7
lain. Sehingga kegiatan usaha yang dijalankan akan banyak
mengalami hambatan atau bahkan kurang berhasil dalam
menjalankan fungsi usahanya.
1) Pengertian Peluang Pasar
Sebenarnya istilah peluang pasar lebih ditujukan untuk
perusahaan atau usaha kecil yang sudah berdiri dan bergerak dalam
bidang usaha tertentu. Tetapi, bagaimanakah dengan usaha Anda
yang baru mulai ? Peluang selalu berada dalam suatu lingkungan
oleh karena itu, Anda harus selalu berusaha memperolehnya dengan
cara :
? Peluang harus terus dicari, dipertahankan, dan diperluas.
? Dengan bantuan para ahli atau konsultan usaha, bila perlu Anda
mengeluarkan biaya untuk memperoleh informasi yang baik.
Peluang pasar dapat dianalisis melalui pendekatan permintaan
dan penawaran yaitu
a) Pendekatan Permintaan
Pendekatan permintaan menekankan tentang kebutuhan
manusia yang sampai sekarang belum sepenuhnya terpenuhi atau
kemungkinan sudah terpenuhi namun kurang memuaskan. Misalnya,
masyarakat di wilayah pedesaan banyak yang pergi ke kota untuk
belanja pakaian. Artinya, golongan masyarakat tersebut
membutuhkan pakaian sesuai dengan selera mereka yang tidak
dapat diperoleh di desa atau mungkin dapat diperoleh di desa, tetapi
harganya terlalu mahal. Jadi, di desa ini terdapat peluang usaha
untuk menyediakan pakaian kebutuhan masyarakat desa.
Melalui pendekatan permintaan Anda dapat mengetahui jumlah
permintaan terhadap produk/jasa yang meliputi :
a. Sasaran pembeli/konsumen
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 8
b. Jumlah konsumen
c. Jumlah klebutuhan
d. Total kebutuhan pertahun
Kemudian dengan data-data tersebut Anda dapat membuat proyeksi
permintaan selama 4 tahun mendatang.
Tahun Proyeksi Permintaan (dalam unit)
2005
2006
2007
2008
b) Pendekatan Penawaran
Pendekatan penawaran berawal dari kemampuan wirausaha
dalam membuat suatu produk/barang, memberikan pelayanan jasa
atau gabungan dari keduanya. Dari sini barulah mulai mencari
adakah pasarnya atau orang-orang yang membutuhkannya.
Misalnya, seorang wirausaha memproduksi genteng dengan kualitas
yang bersaing. Dengan kualitas genteng yang bersaing tersebut, lalu
apakah berarti para calon konsumen, developer, pemborong
pembangunan rumah dan sebagainya kira-kira berminat membeli,
sebab harga genteng produksi wirausaha ternyata lebih mahal
dibandingkan genteng dengan kualitas yang sama di pasaran saat
ini. Apakah konsumen mempunyai daya beli berminat untuk
membeli genteng yang lebih mahal dengan kualitas sama atau
membeli genteng yang harganya sama dengan kualitas yang baik.
Melalui pendekatan penawaran wirausaha juga dapat
mengidentifikasi banyaknya pesaing yang membuat produk/jasa
yang sama.
Nama Pesaing Kapasitas Produksi/Tahun
1. ……………….
2. ……………….
Total Penawaran
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 9
2) Langkah-Langkah Menganalisis Peluang Pasar
Untuk melihat peluang pasar, maka langkah yang harus Anda
lakukan adalah mengamati konsumen untuk mengetahui beberapa
hal, yaitu
a) Produk/jasa apa yang paling dibutuhkan oleh konsumen ?
b) Berapa banyaknya produk/jasa yang dibutuhkan ?
c) Kualitas produk/jasa mana yang paling tepat ?
d) Berapa banyaknya produk/jasa dari tiap-tiap kualitas yang ada ?
Langkah-langkah yang harus Anda perhatikan untuk menentukan
ada atau tidak adanya peluang pasar adalah sebagai berikut.
a) Amati kebutuhan apa yang paling banyak diperlukan oleh
masyarakat sekitarnya. Misalnya, kebutuhan rutin sehari-hari
yang paling sering diperlukan (seperti sabun mandi, shampo,
pasta gigi, sabun cuci atau sembako). Kebutuhan yang sifatnya
musiman (seperti baju untuk Idul Fitri, Natal atau hari besar
lainnya), Kebutuhan sapi atau kambing untuk Idul Adha.
Kebutuhan payung, jaket atau jas hujan pada waktu musim
hujan dan pemenuhan kebutuhan lainnya.
b) Kapan saja konsumen membutuhkan produk, apakah setiap saat
atau sering dibutuhkan, kadang-kadang dibutuhkan atau jarang
dibutuhkan.
c) Perhatikan karakteristik konsumen berdasarkan jenis kelamin,
umur, pekerjaan maupun pendidikan. Karakteristik ini sangat
penting untuk menentukan jenis barang apa yang paling cocok
dengan kebutuhan konsumen. Misalnya, apabila konsumennya
laki-laki, maka kebutuhan laki-laki yang harus banyak disediakan.
Apabila kebanyakan konsumennya petani, maka sediakan alatalat
pertanian atau pupuk. Apabila konsumennya sebagian besar
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 10
pelajar atau mahasiswa, maka sediakan alat-alat tulis, buku, foto
copy atau rental komputer/warnet.
d) Bagaimana daya beli (kemampuan bayar) konsumen, apakah
termasuk konsumen yang mempunyai pendapatan tinggi atau
rendah. Misalnya, untuk masyarakat/konsumen yang
berpendapatan rendah, maka produk yang disediakan harus
dengan kualitas dan harga yang terjangkau oleh tingkat
konsumen tersebut. Sedangkan, untuk konsumen yang
berpendapatan tinggi dapat disediakan produk dengan kualitas
dan harga sesuai dengan tingkat pendapatannya.
e) Perhatikan, apakah di pasar ada pesaing atau tidak. Apabila ada
pesaing, peluang pasar apa yang belum digarap oleh pesaing.
Bagi usaha baru dan kecil lebih baik menggarap niche market.
3) Menilai Peluang Pasar
Suatu hal yang dapat membantu Anda dalam menilai peluang
pasar adalah informasi. Informasi yang lengkap dan akurat dapat
membantu Anda dalam pengambilan keputusan, adalah :
a) menemukan pasar yang menguntungkan.
b) memilih produk atau jasa yang dapat dijual.
c) menentukan perubahan dalam perilaku konsumen.
d) meningkatkan teknik-teknik pemasaran.
e) merencanakan sasaran yang realistik.
f) meramalkan untuk masa yang akan datang.
Wirausaha kadang-kadang membuat kesalahan dalam usahanya
karena sering mengambil keputusan berdasarkan perasaan dan
pendapatnya sendiri. Sebagai seorang wirausaha, Anda harus dapat
mengambil keputusan berdasarkan atas informasi terbaik yang
dikumpulkan. Informasi pasar akan membantu untuk menemukan
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 11
pasar baru yang dapat dimasuki dan menemukan pelanggan baru
dalam pasar yang ada sekarang serta mengetahui produk-produk
baru yang mempunyai potensi untuk dikembangkan pada masa yang
akan datang.
Melalui informasi pasar Anda harus dapat mengetahui alasan
dari kesuksesan atau kegagalan usaha yang ada sekarang. Oleh
karena itu, mengumpulkan informasi pasar untuk menemukan
jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut akan dapat membantu
seorang wirausaha menjadi lebih berhasil.
a) Produk/jasa apa yang merupakan kebutuhan sekarang dan
potensial dari pelanggan/calon pelanggan Anda ?
b) Pasar-pasar tambahan mana yang dapat dimasuki wirausaha
yang baru ?
c) Karakteristik khusus apa yang dapat Anda diamati dari pelanggan
?
Misalnya jenis kelamin, umur, pekerjaan, pendapatan, status
sosial, letak tempat tinggal dll.
Karena peluang pasar
yang cukup besar, maka
usaha restoran dan café
merupakan jenis usaha
yang banyak dilirik para
wirausaha.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 12
d) Apakah produk/jasa anda mempunyai keunikan/keistimewaan
dibandingkan dengan produk/jasa serupa yang dibuat oleh orang
lain/pesaing ?
Dengan memperhatikan hal tersebut di atas, wirausaha dapat
belajar banyak tentang pelanggan mengenai bagaimana mereka
berpakaian ? Berapa umurnya ? Bagaimana status pernikahan
mereka ? Berapa yang mempunyai anak ? Apa hobi mereka ?
Bagaimana tingkat status sosial mereka ? Serta apa kebudayaan
mereka ? Pertanyaan-pernyataan ini dapat meningkatkan kepekaan
wirausaha tentang pelanggan mereka. Simpanlah catatan itu selama
seminggu dan dari kunci-kunci yang sederhana ini, pelajarilah apa
yang akan dapat anda ketahui tentang pelanggan anda!
Informasi pasar juga merupakan seni, karena berkaitan dengan
sikap orang yang selalu berubah-ubah. Dengan cara mengumpulkan
data pemasaran secara teratur dan obyektif, anda akan mampu
mengetahui lebih banyak dan lebih baik tentang pasar-pasar anda.
Bagaimanapun besar atau kecinya usaha anda, tetap ada kebutuhan
untuk menentukan sikap, pendapatan dan kepercayaan dari
pelanggan anda.
Selain itu, informasi pasar juga menyediakan data yang
dibutuhkan pada waktunya untuk :
a) Mengurangi risiko usaha.
b) Mengurangi persoalan dan masalah potensial pada usaha anda
saat ini.
c) Mengenal peluang pasar yang baru.
d) Memperoleh informasi dan fakta tentang usaha untuk
dimanfaatkan dalam membuat keputusan dan rencana tindak
yang lebih realistis.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 13
Secara garis besar langkah-langkah yang dapat ditempuh oleh
seorang wirausaha dalam merencanakan pengelolaan usaha dapat
dilihat pada Gambar 10.1.
Gambar 10.1 : Merencanakan suatu Usaha
Sumber :
Bernt Adelstat dan Nurhayat Indra (Ed), 1993, Pengembangan Bisnis Koperasi, Manual Pelatih, Jakarta,
Kerjasama PUSLATKOP & PK Depkop dan PPK RI dengan ILO CO- OPERATIVE PROJECT.
Ide usaha
Ada Ide Usaha Belum ada ide
usaha
Mencari Informasi
Sumber Informasi :
Pakai Biaya
? Para ahli
? Buku
? Media cetak koran/majalah
? Media elektronik : TV, internet
? Badan Pusat Statistik (BPS)
Tanpa Biaya
? Keluarga
? Teman/rekan kerja
? Tetangga
? Mengamati usaha orang lain
? Perpustakaan
Pembentukan Ide
Usaha
Penyusunan Konsep
Kegiatan
Pelaksanaan Usaha
Pra Studi Kelayakan
Ide Usaha
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 14
c. Rangkuman 1
1) Peluang pasar dapat dianalisis melalui pendekatan permintaan dan
penawaran. Pendekatan permintaan menekankan pada kebutuhan
manusia yang sampai sekarang belum sepenuhnya terpenuhi atau
kemungkinan sudah terpenuhi namun kurang memuaskan.
Sedangkan, pendekatan penawaran berawal dari kemampuan
wirausaha dalam membuat suatu produk/barang, memberikan
pelayanan jasa atau gabungan dari keduanya. Dari sini barulah
mulai mencari, adakah pasarnya atau orang-orang yang
membutuhkannya.
2) Langkah-langkah untuk menentukan ada atau tidak adanya peluang
pasar adalah
a) Amati kebutuhan apa yang paling banyak diperlukan oleh
masyarakat sekitarnya.
b) Kapan saja konsumen membutuhkan produk, apakah setiap saat
atau sering dibutuhkan, kadang-kadang dibutuhkan atau jarang
dibutuhkan.
c) Perhatikan karakteristik konsumen berdasarkan jenis kelamin,
umur, pekerjaan maupun pendidikan. Karakteristik ini sangat
penting untuk menentukan jenis barang apa yang paling cocok
dengan kebutuhan konsumen.
d) Bagaimana daya beli (kemampuan bayar) konsumen, apakah
termasuk konsumen yang mempunyai pendapatan tinggi atau
rendah.
e) Perhatikan apakah di pasar ada pesaing atau tidak. Apabila ada
pesaing, peluang pasar apa yang belum digarap oleh pesaing.
Bagi usaha baru dan kecil lebih baik menggarap niche market.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 15
3) Suatu hal yang dapat membantu dalam menilai peluang pasar adalah
informasi. Informasi yang lengkap dan akurat dapat membantu
dalam pengambilan keputusan sebagai berikut :
a) Menemukan pasar yang menguntungkan.
b) Memilih produk atau jasa yang dapat dijual.
c) Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen.
d) Meningkatkan teknik-teknik pemasaran.
e) Merencanakan sasaran yang realistik.
f) Meramalkan untuk masa yang akan datang.
d. Tugas
Coba amati dan laporkan kegiatan-kegiatan di pasar tradisional dengan
supermarket atau swalayan di kota Anda.
e. Evaluasi
A. Instrumen Penilaian
1. Jelaskan masalah peluang pasar dengan menggunakan pendekatan
permintaan dan penawaran ?
2. Langkah-langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mengetahui
ada tidaknya peluang pasar ?
3. Suatu hal yang dapat membantu dalam menilai peluang pasar
adalah informasi. Informasi apa yang dapat membantu Anda dalam
pengambilan keputusan ?
B. Kunci Jwaban
1. Pendekatan permintaan menekankan pada kebutuhan manusia yang
sampai sekarang belum sepenuhnya terpenuhi atau kemungkinan
sudah terpenuhi namun kurang memuaskan. Sedangkan,
pendekatan penawaran berawal dari kemampuan wirausaha dalam
membuat suatu produk/barang, memberikan pelayanan jasa atau
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 16
gabungan dari keduanya. Dari sini barulah mulai mencari, adakah
pasarnya atau orang-orang yang membutuhkannya.
2. Langkah-langkah untuk menentukan ada atau tidaknya peluang
pasar adalah
a) Amati kebutuhan apa yang paling banyak diperlukan oleh
masyarakat sekitarnya.
b) Kapan saja konsumen membutuhkan produk, apakah setiap saat
atau sering dibutuhkan, kadang-kadang dibutuhkan atau jarang
dibutuhkan.
c) Perhatikan karakteristik konsumen berdasarkan jenis kelamin,
umur, pekerjaan maupun pendidikan. Karakteristik ini sangat
penting untuk menentukan jenis barang apa yang paling cocok
dengan kebutuhan konsumen.
d) Bagaimana daya beli (kemampuan bayar) konsumen, apakah
termasuk konsumen yang mempunyai pendapatan tinggi atau
rendah.
e) Perhatikan apakah di pasar ada pesaing atau tidak. Apabila ada
pesaing, maka peluang pasar apa yang belum digarap oleh
pesaing. Bagi usaha baru dan kecil lebih baik menggarap niche
market.
3. Informasi yang lengkap dan akurat dapat membantu dalam
pengambilan keputusan, yaitu
a. Menemukan pasar yang menguntungkan.
b. Memilih produk atau jasa yang dapat dijual.
c. Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen.
d. Meningkatkan teknik-teknik pemasaran.
e. Merencanakan sasaran yang realistik.
f. Meramalkan untuk masa yang akan datang.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 17
Cocokkan jawaban Anda dengan Kunci Jawaban modul ini. Hitunglah
jawaban Anda yang benar, tiap nomor jawaban diberi skor 10
sehingga jumlah skor keseluruhan 100. Kemudian, gunakan rumus
di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap
materi kegiatan belajar pada modul ini.
Jumlah Skor Jawaban Anda
Tingkat Penguasaan = x 100 %
100
Arti tingkat pemahaman Anda
90 % - 100 % = Amat Baik dan Sangat Berhasil
80 % - 89 % = Baik dan Berhasil
70 % - 79 % = Kurang Berhasil
< 69% = Tidak Berhasil
Tingkat kelulusan bisa dicapai, bila Anda bisa menjawab 80% dari
soal-saol di atas. Apabila kurang dari standar di atas, Anda dianggap
tidak lulus.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 18
2. Kegiatan Belajar 2
a. Tujuan Pembelajaran 2
Siswa atau peserta diklat dapat menganalisis peluang usaha atau
potensi pasar melalui kegiatan penelitian pasar.
b. Uraian Materi 2
PENELITIAN PASAR
Penelitian pasar adalah suatu proses sistematis yang dilakukan
untuk mengumpulkan data, mencatat, mengolah, dan menganalisis
data/informasi yang berkaitan dengan pemasaran produk/jasa.
Penelitian pasar dilakukan, seperti prosedur proses penelitian ilmiah
lainya, yaitu mulai mengumpulkan data, mengolah data,
menganalisis, dan menarik kesimpulan.
Tujuan penelitian pasar adalah mengumpulkan informasi untuk
pengambilan keputusan. Wirausaha selalu membutuhkan informasi
dan pengetahuan tentang pasar mereka. Penelitian pasar dapat
membuat keputusan pemasaran yang lebih baik. Penelitian pasar
dapat membantu kita untuk menemukan pasar yang
menguntungkan, memilih produk yang dapat dijual, menentukan
perubahan dalam perilaku konsumen, meningkatkan teknik-teknik
pemasaran, dan merencanakan sasaran-sasaran yang realistis.
Perusahaan yang sudah besar mungkin dapat mengangkat
tenaga ahli pemasaran untuk melakukan penelitian pasar atau
menyewa konsultan penelitian pasar. Tetapi, untuk usaha
perorangan yang masih relatif kecil, wirausaha mungkin tidak dapat
menggaji seorang ahli pemasaran. Meskipun demikian, wirausaha
tetap harus dapat mengetahui pelanggan dan mampu mempelajari
apa yang disukai dan tidak disukai serta pola konsumsi mereka yang
selalu berubah-ubah.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 19
Penelitian pasar menyediakan data dan informasi pasar yang
dibutuhkan wirausaha untuk mengurangi resiko, mengurangi
persoalan dan masalah potensial pada usaha anda saat ini,
mengenal peluang pasar yang baru, memperoleh informasi, dan
fakta tentang usaha untuk dimanfaatkan dalam membuat keputusan
serta rencana tindak yang lebih nyata.
Melakukan Penelitian Pasar
Dalam kegiatan rutin sehari-hari, sadar atau tidak mungkin Anda
sering atau pernah terlibat dalam penelitian pasar. Misalnya,
sebelum Anda membeli suatu barang, Anda keliling ke toko/pasar
swalayan untuk membandingkan barang yang akan Anda beli
dengan harga yang paling murah, kualitas yang paling baik dan
model yang bagus. Sebagai seorang wirausaha, Anda mungkin akan
memeriksa barang yang dikembalikan, untuk mengetahui alasannya
mengapa barang dikembalikan pelanggan. Anda mungkin
menanyakan kepada pelanggan lama, mengapa mereka berhenti
membeli dari toko Anda. Anda mungkin mempelajari iklan dari
koran, majalah atau televisi, untuk mengetahui bagaimana mereka
menjual produk.
Dari kegiatan-kegiatan tersebut di atas, sebenarnya Anda telah
melakukan peneiitian. Penelitian pasar hanya membuat proses
kegiatan tersebut menjadi lebih sistematis. Melalui penelitian pasar,
Anda dapat membuat suatu kerangka yang memungkinkan Anda
menilai arti informasi tentang pasar secara obyektif. Langkahlangkah
dalam melakukan penelitian pasar adalah sebagai berikut :
? Merumuskan masalah
? Melakukan penelitian pendahuluan
? Merencanakan penelitian
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 20
? Menggunakan sumber daya Anda sendiri atau dari luar
? Mengolah dan menafsirkan data
? Membuat kesimpulan atau keputusan
? Menerapkan keputusan dan mengkaji ulang keputusan Anda.
1) Merumuskan Masalah
Anda harus dapat mengidentifikasikan permasalahan umum
secara jelas dulu, sebelum menentukan masalah pemasaran yang
khusus ditentukan, merumuskan pertanyaan riset, dan menentukan
tipe-tipe pemecahan secara umum. Sebelum melaksanakan sebuah
riset, Anda haruslah mengetahui pertanyaan-pertanyaan apa yang
harus diajukan. Setelah merumuskan problem utama Anda, cobalah
mengenali semua faktor-faktor yang mungkin telah menyebabkan
atau mempengaruhi problem itu.
2) Melakukan Penelitian Pendahuluan
Sebuah penelitian pendahuluan akan membantu Anda untuk
merumuskan persoalan Anda. Anda dapat juga mengembangkan
dan mentes pemecahan-pemecahan sementara. Pengkajian
selanjutnya, mungkin dapat mengidentifikasikan pemecahan
potensial lainnya. Pada fase ini, tentukanlah apakah diperlukan riset
selanjutnya dan apakah hasil-hasil yang potensial sesuai dengan
waktu, biaya, dan usaha yang dikeluarkan.
3) Merencanakan Penelitian
Menjelang Anda mulai perencanaan riset tersebut, Anda harus sudah
mempunyai pemahaman yang baik atas persoalannya dan fakta
yang berpengaruh, yang dapat diperoleh. Problem serta fakta yang
berkaitan, akan membantu anda menentukan teknik-teknik yang
digunakan untuk mengumpulkan data meliputi daftar pertanyaan
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 21
survai, teknik kuantitatif khusus, dan pengukuran pasar. Pelbagai
jenis riset pasar mencakup analisis statistik, analisis penjualan,
survai, riset observasi, dan riset eksperimental.
4) Menggunakan Sumber Daya Anda Sendiri atau Dari Luar
Sebelum mempertimbangkan sebuah riset pasar, perhatikan dulu
informasi yang tersedia bagi Anda. Catatan dan files mengenai
pelanggan akan sangat menolong. Pelajarilah catatan penjualan,
penerimaan, daftar keluhan dan catatan kumulatif lainnya.
Informasi ini dapat membantu dalam mengetahui di mana
pelanggan tinggal dan bekerja, pola konsumsi mereka, apa yang
mereka beli, bagaimana mereka membeli, kapan mereka membeli
dan di mana mereka membeli. Memelihara hubungan yang baik
dengan pelanggan (pasar) Anda akan membantu anda dalam
menentukan kebutuhan pelanggan Anda yang berubah-ubah. Biaya
untuk semua informasi ini tidak besar atau sama sekali tanpa biaya
dan dapat sangat berguna bagi Anda.
Karyawan Anda mungkin juga mempunyai informasi berharga
tentang sikap-sikap dan pendapat-pendapat pelanggan Anda.
Usahakan agar para karyawan Anda menyimpan catatan tertulis
keluhan pelanggan, yang kehabisan persediaan, barang-barang yang
diminta pelanggan, dan komentar oleh pelanggan atas pelayanan
Anda. Berbicara dengan karyawan Anda tentang hubungan mereka
sehari-hari dengan pelanggan dapat memberikan kepada Anda
perspektif yang berbeda tentang prosedur pemasaran.
5) Sumber Daya Dari Luar
Sekali Anda telah memperoleh keterangan-keterangan dari sumbersumber
di dalam organisasi Anda, mungkin Anda akan memerlukan
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 22
sumber-sumber di luar usaha Anda. Terdapat sejumlah terbitan
mengenai penelitian pasar, termasuk artikel, publikasi survei,
majalah, laporan dan buku, yang semuanya dinamakan “rujukan tak
langsung”. Rujukan tak langsung dapat diperoleh dari perpustakaan,
badan-badan pemerintah, lembaga pendidikan, penjual buku, dan
penerbit.
Informasi yang dikumpulkan dari rujukan tak langsung seharusnya
dapat membantu dalam mengorganisasi proyek penelitian pasar
yang sesungguhnya. Proyek ini dapat menghasilkan riset langsung,
yang bentuknya sederhana seperti memberikan kuesioner pada
semua pelanggan yang datang ke tempat Anda dan kemudian
meringkaskan hasil-hasilnya. Pengkajian secara canggih dapat
dirancangkan dan dilaksanakan oleh organisasai riset, namun
biayanya mungkin akan tinggi.
6) Mengolah dan Menafsirkan Data
Meskipun mengumpulkan data adalah sebagian dari kegiatan riset
pasar Anda, pemecahan yang efektif atas suatu persoalan
pemasaran ditentukan oleh penafsiran datanya. Penting mengetahui
arti datang, dan bagaimana data itu dapat dipakai untuk membuat
keputusan yang dilandasi oleh adanya informasi.
7) Membuat Kesimpulan atau Keputusan
Keputusan Anda dipengaruhi oleh penafsiran Anda, namun
memperhitungkan semua faktor tanpa wujud dan pendapat Anda
tentang pengkajian riset tergantung pada Anda. Jika perasaan Anda
sesuai dengan penafsiran data, Anda akan lebih yakin akan
keputusan Anda. Jika pendapat Anda berbeda dari penafsiran data,
maka diperlukan analisis lebih lanjut.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 23
8) Menerapkan Keputusan dan Mengkaji Ulang Keputusan
Anda
Langkah terakhir dalam melaksanakan sebuah riset pasar adalah
menerapkan keputusan Anda dan meninjau hasilnya. Hanya dengan
cara inilah, Anda dapat secara tepat menentukan hasil keputusan
Anda. Sebagai akibat dari keputusan Anda, mungkin Anda harus
melaksanakan pengkajian selanjutnya. Data penilaian Anda dapat
digunakan untuk melaksanakan pengkajian pemasaran yang lain.
Dalam penelaahan riset pasar, mungkin anda ingin menanyakan
pertanyaan berikut pada diri Anda sendiri :
? Apakah sasaran-sasaran bisnis Saya ?
? Bagaimana gambaran pelanggan Saya ?
? Bagaimana pandangan pelanggan saya tentang bisnis Saya ?
? Bagaimana pandangan saya tentang pesaing Saya ?
? Bagaimanakah strategi produk Saya ?
? Bagaimana strategi harga Saya ?
? Bagaimana strategi promosi Saya ?
? Apakah lokasi bisnis saya dapat dibenarkan dalam rangka
melayani pelanggan Saya ?
Penelitian pasar dapat
dilakukan melalui
data-data yang dapat
Di akses dari internet
Atau diolah
menggunakan
komputer
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 24
Salah satu keputusan yang penting terdapat dalam pemilihan
barang-barang dan jasa-jasa yang akan dijual. Usaha kecil dimulai
karena adanya suatu kebutuhan yang terpenuhi.
Untuk menganalisis potensi pasar, wirausaha terlebih dahulu
harus melakukan penelitian pasar. Berdasarkan analisis dan ramalan
potensi pasar tersebut dapat diketahui apakah usaha yang akan
dirintis atau dikembangkan memiliki potensi pasar yang yang
memadai atau tidak.
Dalam analisis pasar, biasanya ada beberapa komponen yang
harus dianalisis dan dicermati (Suryana, 2003:145), diantaranya
seperti di bawah ini.
a. Kebutuhan dan Keinginan Konsumen
Barang dan jasa apa yang banyak dibutuhkan dan diinginkan
konsumen ? Berapa banyak yang mereka butuhkan ? Bagaimana
daya beli mereka ? Kapan mereka membutuhkan ? Jika
kebutuhan dan keinginan mereka teridentifikasi dan
memungkinkan terpenuhi berarti peluang pasar bisnis kita
terbuka dan layak bila dilihat dari kebutuhan/keinginan
konsumen.
b. Segmentasi pasar
Pelanggan dikelompokkan dan diidentifikasi, misalnya
berdasarkan geografi, demografi, dan sosial budaya. Jika
segmentasi pasar teridentifikasi, maka pasar sasaran akan dapat
terwujud dan tercapai.
c. Target
Lakukanlah penelitian pasar supaya anda dapat melihat dan memilih potensi
usaha apa (produk/jasa) yang sangat penting bagi konsumen, untuk
mengetahui kebutuhan riil konsumen yang dapat dikembangkan dengan
mudah dan mengetahui daya beli konsumen !
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 25
Target pasar menyangkut banyaknya konsumen yang dapat
diraih. Berapa target yang ingin dicapai ? Apakah konsumen loyal
terhadap bisnis kita ? Sangat tergantung pada nilai produk dan
jasa yang dipasarkan apakah memberi kepuasan atau tidak. Jika
loyal, maka potensi pasar tinggi.
d. Nilai tambah
Wirausaha harus mengetahui nilai tambah produk dan jasa pada
setiap rantai pemasaran mulai dari pemasok, agen, sampai pada
konsumen akhir. Nilai tambah barang dan jasa biasanya diukur
dengan harga. Misalnya, berapa harga dari pabrik pemasok,
berapa harga setelah di agen, dan berapa harga setelah ke
konsumen. Dengan mengetahui nilai tambah setiap rantai
pemasaran, maka nilai tambah bisnis akan dapat diketahui tinggi
atau rendah.
e. Masa hidup produk
Harus dianalisis apakah masa hidup produk dan jasa bertahan
lama atau tidak. Apakah ukuran lama masa produk lebih dari
waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan laba sampai modal
kembali atau tidak ? jika masa produk lebih lama berarti potensi
pasar tinggi. Harus dianalisis juga, apakah produk industri baru
atau industri lama yang sudah mapan atau produk industri yang
sedang menurun. Jika produk industri baru sedang tumbuh,
maka potensi pasar tinggi.
f. Struktur pasar
Harus dianalisis apakah barang dan jasa yang akan dipasarkan
termasuk pasar persaingan sempurna atau pasar persaingan
tidak sempurna (monopoli, oligopoli atau persaingan
monoplistik). Jika barang dan jasa termasuk jenis pasar
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 26
persaingan tidak sempurna berarti potensi pasar tinggi,
dibandingkan bila produk termasuk pasar persaingan sempurna.
g. Persaingan dan strategi pesaing
Harus dianalisis apakah tingkat persaingan tinggi atau rendah.
Jika persaingan tinggi, berarti peluang pasar rendah. Wirausaha
harus membandingkan keunggulan pesaing, dilihat dari strategi
produk, strategi harga, strategi jaringan distribusi, dan strategi
promosi. Apakah lebih unggul ? Bagaimana tingkat teknologinya
? Jika pesaing lebih unggul, berarti bisnis yang akan dirintis atau
dikembangkan akan lemah dalam persaingan. Untuk
memenangkan persaingan, tentu saja bisnis tersebut harus lebih
unggul daripada pesaing.
h. Ukuran pasar
Ukuran pasar dapat dianalisis dari volume penjualan. Jika volume
penjualan tinggi berarti pasar potensial. Misalnya, untuk volume
penjualan usaha skala kecil sebesar Rp 5 miliar per tahun atau
sebesar Rp 10 juta per hari, berarti ukuran pasar cukup besar.
i. Pertumbuhan pasar
Pertumbuhan pasar dapat dianalisis dari pertumbuhan volume
penjualan. Jika pertumbuhan pasar tinggi (misalnya, lebih dari
20%), berarti potensi pasar tinggi.
j. Laba kotor
Apakah perkiraan margin laba kotor tinggi atau rendah ? Jika
profit margin kotor lebih dari 20 persen, berarti pasar potensial.
k. Pangsa pasar
Pangsa pasar bisa dianalisis dari selisih jumlah barang dan jasa
yang diminta dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan.
Jika pangsa pasar menurut proyeksi meningkat bahkan setelah
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 27
lima tahun mencapai 40%, berarti bisnis yang akan dilakukan
atau dikembangkan memiliki pangsa pasar yang tinggi.
Untuk menganalisis pasar wirausaha dapat mengidentifikasi
beberapa komponen pada tabel sebagai berikut :
Rencana Penjualan/Pangsa Pasar
Tahun
(1)
Permintaan
(2)
Penawaran
(3)
Peluang Pasar
(4)
(2) – (3)
Rencana Penjualan
(5)
Pangsa Pasar
(6)
(5)/(4) x 100%
2005
2006
2007
2008
2009
c. Rangkuman 2
TEROBOS PASAR DUNIA DENGAN KAUS
Cerita soal kesuksesan mendobrak pasar, kepiawaian PT Caladi Lima Sembilan
(C59) yang berjaya di Eropa Timur mungkin bisa disimak dan menjadi cermin kiat
menerobos pasar dunia.
Keputusan produsen kaus dari Bandung untuk memperluas pasar ekspor itu,
antara lain dipicu oleh persaingan pasar lokal yang sesak serta peluang ekspor yang
menganga. Bahkan di beberapa negara, pemain kaus tidak terlalu banyak, apalagi
jarak kaus merek top dengan merek kedua sangat jauh sehingga bisa diisi oleh C59.
Oleh Karena itu, C59 begitu gencar menggarap ekspor sejak tahun 2000.
Sebelumnya, C59 bukan tidak pernah punya pengalaman dalam urusan ekspor
kaus oblong ini. Namun, selama ini C59 hanya memasok kaus kepada pembeli di luar
negeri yang kemudian menjual lagi dengan merek lain. Pembeli semacam ini biasanya
adalah perusahaan multinasional yang memesan kaus untuk cabang-cabang mereka
di negara lain. Keinginan kuat untuk tidak melulu menjadi ‘tukang jahit’, akhirnya
datang ketika dua orang Slovakia secara tidak sengaja menemukan kaus C59 ketika
berada di Sumatera dan tertarik memasarkannya di negara mereka.
Akhirnya, pasar Eropa Timur pertama digarap di Slovakia melalui kedua mitra
setempat itu dengan menyebarkan kaus C59 ke 40 toko di seluruh negeri. Di sana
C59 melakukan penggarapan pasar yang intens dengan melakukan sponsorship untuk
konser musik tahunan dan kompetisi snow boarding. Hasilnya, kaus C59 mampu
bersaing dengan merek-merek lain yang top. Bahkan, turis asal Hungaria menjadikan
C59 sebagai oleh-oleh ketika berlibur ke Slovakia.
Setelah posisi mantap, C59 mulai mengembangkan pasarnya ke negara sekitar
Slovakia, seperti Rumania dan Polandia. Untuk mendukung langkahnya menerobos
pasar ekspor, C59 mengembangkan e-commerce melalui situs internet. Jadi
pelanggan dari luar negeri bisa memesan kaus dengan desain yang lebih beragam
dan lebih leluasa sesuai selera.
Selain pasar Eropa, C59 juga sedang berancang-ancang menguasai pasar ASEAN
dengan lebih serius. Alasannya, karena masih serumpun dan letak geografis yang
lebih dekat, ukuran badan orang di negara-negara ASEAN juga relatif sama dengan
orang Indonesia. Sehingga dalam urusan produksi dan promosi pun bisa selaras dan
tak jauh berbeda dengan strategi pasar lokal. Apalagi ada MTV Asia yang bisa
digunakan sebagai media beriklan secara regional.
(Sumber: Jackie Ambadar dkk., 2004,Usaha Yang Cocok Untuk Anda, Jakarta,
Yayasan Bina Karsa Mandiri)
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 28
c. Rangkuman
1) Penelitian pasar adalah suatu proses sistematis yang dilakukan
untuk mengumpulkan data, mencatat, mengolah, dan menganalisis
data/informasi yang berkaitan dengan pemasaran produk/jasa.
2) Tujuan penelitian pasar adalah mengumpulkan informasi untuk
pengambilan keputusan. Wirausaha selalu membutuhkan informasi
dan pengetahuan tentang pasar mereka. Penelitian pasar dapat
membuat keputusan pemasaran yang lebih baik.
3) Langkah-langkah dalam melakukan penelitian pasar adalah sebagai
berikut.
b) merumuskan masalah
c) melakukan penelitian pendahuluan
d) merencanakan penelitian
e) menggunakan sumber daya anda sendiri atau dari luar
f) mengolah dan menafsirkan data
g) membuat kesimpulan atau keputusan
h) menerapkan keputusan dan mengkaji ulang keputusan Anda
4) Untuk menganalisis potensi pasar, wirausaha terlebih dahulu harus
melakukan penelitian pasar. Berdasarkan analisis dan ramalan
potensi pasar tersebut dapat diketahui, apakah usaha yang akan
dirintis atau dikembangkan memiliki potensi pasar yang yang
memadai atau tidak.
5) Dalam analisis pasar, ada beberapa komponen yang harus dianalisis
dan diperhatikan di antaranya.
a) kebutuhan dan keinginan konsumen
b) segmentasi pasar
c) target
d) nilai tambah
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 29
e) masa hidup produk
f) struktur pasar
g) persaingan dan strategi pesaing
h) ukuran pasar
i) pertumbuhan pasar
j) laba kotor
k) pangsa pasar
d. Tugas
Cobalah buat daftar harga-harga kebutuhan pokok di 5 lokasi pasar
yang berbeda dan buat daftar tabel harga ?
e. Evaluasi
A. Instrumen Penilaian
1. Apakah yang dimaksud dengan penelitian pasar ?
2. Coba Anda sebutkan tujuan dari penelitian pasar ?
3. Apakah langkah-langkah yang harus Anda lakukan dalam melakukan
penelitian pasar ?
4. Apakah komponen yang harus dianalisis dan diperhatikan dalam
analisis pasar ?
B. Kunci Jawaban
1. Penelitian pasar adalah suatu proses sistematis yang dilakukan
untuk mengumpulkan data, mencatat, mengolah, dan menganalisis
data/informasi yang berkaitan dengan pemasaran produk/jasa.
2. Tujuan penelitian pasar adalah mengumpulkan informasi untuk
pengambilan keputusan. Wirausaha selalu membutuhkan informasi
dan pengetahuan tentang pasar mereka. Penelitian pasar dapat
membuat keputusan pemasaran yang lebih baik.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 30
3. Langkah-langkah dalam melakukan penelitian pasar adalah
a) Merumuskan masalah
b) Melakukan penelitian pendahuluan
c) Merencanakan penelitian
d) Menggunakan sumber daya Anda sendiri atau dari luar
e) Mengolah dan menafsirkan data
f) Membuat kesimpulan atau keputusan
g) Menerapkan keputusan dan mengkaji ulang keputusan Anda
4. Beberapa komponen yang harus dianalisis dan diperhatikan dalam
analisis pasar yaitu :
a. Kebutuhan dan Keinginan konsumen
b. Segmentasi pasar
c. Target
d. Nilai tambah
e. Masa hidup produk
f. Struktur pasar
g. Persaingan dan strategi pesaing
h. Ukuran pasar
i. Pertumbuhan pasar
j. Laba kotor
k. Pangsa pasar
Cocokkan jawaban Anda dengan Kunci Jawaban modul ini. Hitunglah
jawaban Anda yang benar, tiap nomor jawaban diberi skor 10
sehingga jumlah skor keseluruhan 100. Kemudian, gunakan rumus
di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap
materi kegiatan belajar pada modul ini.
Jumlah Skor Jawaban Anda
Tingkat Penguasaan = x 100 %
100
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 31
Arti tingkat pemahaman Anda
90 % - 100 % = Amat Baik dan Sangat Berhasil
80 % - 89 % = Baik dan Berhasil
70 % - 79 % = Kurang Berhasil
< 69% = Tidak Berhasil
Tingkat kelulusan bisa dicapai, bila Anda bisa menjawab 80% dari
soal-saol di atas. Apabila kurang dari standar di atas, Anda dianggap
tidak lulus.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 32
3. Kegiatan Belajar 3
a. Tujuan Pembelajaran 3
Siswa atau peserta diklat dapat menganalisis peluang usaha atau
potensi pasar melalui pemilihan lokasi usaha.
b. Uraian materi 3
PEMILIHAN LOKASI USAHA
Dalam merencanakan suatu usaha, Anda perlu memilih letak
lokasi usaha yang strategis. Karena letak lokasi usaha akan
berhubungan dengan masalah efisiensi transfortasi, sifat bahan
baku atau sifat produknya, dan kemudahannya mencapai
konsumen. Apabila usaha Anda dapat menekan biaya-biaya produksi
dan biaya operasional lainnya, maka daya saing usaha Anda akan
meningkat karena harganya menjadi lebih kompetitif. Jika tingkat
persaingan tidak terlalu hebat, hal ini akan meningkatkan laba usaha
Anda. Pemilihan lokasi usaha juga berhubungan dengan kebutuhan
luas bangunan dan pengembangan serta perluasan usaha di masa
yang akan datang.
Setiap jenis usaha memerlukan penentuan lokasi yang berbeda.
Usaha dalam bidang produksi atau industri membutuhkan lokasi
yang berbeda dengan usaha dalam bidang perdagangan atau
distribusi. Pentingnya faktor-faktor lokasi berbeda-beda sesuai
dengan sifat perusahaan Anda. Umumnya lokasi perusahaan Anda
akan ditentukan oleh kedekatan dengan pasar, hubungan dengan
pelanggan, tersedianya staf yang mampu, dan tersedianya bahanbahan
mentah. Semakin luas daerah pasar Anda, semakin kurang
penting lokasi usaha. Jika daerah pemasaran anda kecil, semakin
pentinglah pilihan lokasi usaha. Namun, sebagai pedoman umum
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 33
bisnis Anda haruslah terletak sedemikian rupa, sehingga Anda dekat
dan mudah mencapai pelanggan Anda, dan demikian sebaliknya.
Pemilihan lokasi usaha harus Anda bedakan, apakah penentuan
lokasi tersebut untuk tempat kedudukan kantor perusahaan atau
untuk tempat perusahaan beroperasi dan menjalankan kegiatan
usahanya. Sifat-sifat dari bahan baku yang akan diolah, bahan yang
akan didistribusikan ikut mempengaruhi penentuan lokasi usaha.
Pemilihan lokasi sangat menentukan suksesnya suatu usaha, salah satu lokasi
yang dianggap strategis adalah lokasi yang mudah dijangkau konsumen.
Penentuan lokasi penting bagi usaha tertentu, seperti toko
pakaian atau toko bahan makanan, tetapi tidak begitu penting bagi
toko barang-barang antik atau bengkel mobil. Karna jika Anda sukar
untuk memindahkan suatu usaha, maka anda harus berhati-hati
dalam mengambil keputusan untuk menentukan lokasi. Pertanyanan
utama yang harus ada dalam pikiran Anda untuk menentukan lokasi
usaha meliputi, antara lain :
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 34
? Di bagian wilayah mana usaha tersebut akan beroperasi ?
? Di kota mana usaha tersebut akan beroperasi ?
? Di bagian kota manakah usaha tersebut akan beroperasi ?
? Usaha tersebut akan beroperasi di lokasi khusus mana dari
bagian kota itu ?
Beberapa pertimbangan lain yang perlu Anda pelajari sebelum
menentukan letak lokasi usaha adalah kelancaran distribusi dan
adanya peraturan dan kemudahan yang mungkin disediakan oleh
pemerintah. Ada tiga faktor yang dapat Anda pertimbangkan untuk
memilih dan menentukan lokasi usaha, yaitu Pertama : faktor bahan
baku, pasar, dan ongkos transfortasi. Kedua : Faktor Lingkungan
Setempat, Ketiga : Faktor lain yang membantu proses kelancaran
kinerja perusahaan.
1) Faktor Bahan Baku, Pasar, dan Ongkos Transfortasi.
Faktor bahan baku, seperti bahan mudah rusak, ukuran berat,
dan volume bahan baku merupakan faktor utama yang harus
Anda pertimbangkan karena secara langsung akan berpengaruh
terhadap biaya transfortasi dan proses produksinya.
Apabila Anda membuka usaha produksi yang menggunakan
bahan baku yang mudah rusak, seperti ikan atau susu, maka
akan lebih menguntungkan memilih lokasi dekat dengan bahan
baku. Perusahaan Air Minum Mineral dalam kemasan kebanyakan
memilih lokasi perusahaannya dekat sumber mata air sebagai
bahan baku utamanya.
Sedangkan, untuk usaha produksi yang menggunakan bahan
baku tahan lama, seperti usaha produksi tahu atau tempe. Karna
sifat dari tahu atau tempe yang mudah rusak, maka lebih tepat
memilih lokasi dekat dengan pasar. Meskipun biaya transportasi
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 35
untuk mengangkut kedelai ke tempat produksi membutuhkan
biaya yang lebih tinggi.
Setelah Anda mempertimbangkan dan mempelajari faktor sifat
mudah rusaknya bahan baku atau hasil produksi seperti contoh
di atas, Anda perlu juga mempertimbangkan biaya
transportasinya. Selanjutnya Anda tinggal memilih di mana lokasi
yang sesuai dan cocok dengan usaha anda. Apakah dekat
dengan jalan raya untuk pembuangan limbah yang telah diolah
atau dekat sumber air yang melimpah untuk bahan pembantu
yang sangat dibutuhkan dalam usaha tersebut.
Mendirikan usaha dagang seperti toko, distibutor atau agen tentu
akan lebih menguntungkan untuk memilih lokasi dekat pasar,
baik pasar secara fisik maupun pasar dalam arti konsumen.
Faktor lain yang harus Anda pertimbangkan untuk memilih lokasi
usaha perdagangan, di antaranya : jenis dan sifat industri
setempat, jumlah dan tingkat sosial penduduk, kemajuan kota
atau desa, kebiasaan, kesukaan berbelanja, dan tingkat
persaingan usaha di daerah tersebut.
Dalam memilih lokasi usaha dengan pertimbangan bahan baku
dan pasar ini sekaligus mempertimbangkan biaya transfortasi,
tersedianya bahan pembantu utama dan kelancaran penyediaan
bahan baku. Berdasarkan pertimbangan faktor-faktor tersebut
dapat digambarkan alternatif pemilihan tempat usaha sebagai
berikut :
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 36
Sumber Bahan Baku Tempat Usaha : a. Pasar 1
b. Pasar 2
Sumber Bahan Baku a. Pasar 1
Tempat Usaha b. Pasar 2
Sumber Bahan Baku Tempat Usaha : a. Pasar 1
b. Pasar 2
2) Faktor Lingkungan Setempat
Beberapa faktor lingkungan setempat yang perlu
dipertimbangkan dalam memilih lokasi usaha, antara lain :
kemungkinan pengadaan tenaga kerja yang murah dan mudah,
pengaruh usaha terhadap ligkungan, jumlah dan tingkat sosial
penduduk, adat istiadat, tingkat harga tanah, dan tersedianya
bahan-bahan pembantu penting. Contohnya, industri pengolahan
yang membutuhkan banyak air, seperti industri air minum
kemasan, pembuatan sari buah, penyamakan kulit, pengolahan
ikan, dan sebagainya harus memperhitungkan, apakah
lingkungan mampu menyediakan sumber air yang memadai
dalam jumlah maupun kualitasnya. Juga perlu dipertimbangan
kemungkinan pengaruh limbah yang dibuang terhadap
lingkungan setempat, sehingga tidak merusak lingkungan sekitar
lokasi usaha.
3) Faktor lain yang membantu proses kelancaran kinerja
perusahaan
Faktor-faktor lain yang dapat dijadikan bahan pertimbangan
tambahan di antaranya adalah sebagai berikut :
a) Fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, seperti listrik,
telepon, jalan, prioritas pemerintah atau keringananModul
10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 37
keringanan, dan bimbingan yang kerap kali dikaitkan dengan
proyek-proyek pemerintah di suatu daerah tertentu.
b) Peraturan-peraturan setempat dimana usaha akan beroperasi
perlu dipertimbangkan dan wajib dipenuhi.
c) Kebutuhan bahan bangunan, seperti semen, batu, pasir dan
sebagainya merupakan pertimbangan lain yang berkaitan
dengan pembangunan gedung.
d) Faktor iklim, panas udara, dan kelembaban yang berpengaruh
terhadap kondisi kerja, alat, mesin maupun manusia dapat
juga menjadi bahan pertimbangan.
Sebagaimana halnya banyak keputusan lain, dalam memilih tempat
usaha ini terlibat penilaian yang bersifat siklis. Faktor satu akan
berpengaruh terhadap yang lainnya dan akhirnya muncul satu atau
beberapa pertimbangan yang dapat mengesampingkan faktor lain.
Namun, di antara faktor-faktor tersebut yang paling menonjol adalah
faktor bahan baku, pasar, dan biaya transfortasi. Dalam hal ini
dibutuhkan pertimbangan dan pemikiran matang yang logis.
Sebelum anda mengambil keputusan tentang lokasi usaha anda
sebaiknya Anda berkonsultasi dengan pihak-pihak berikut,:
? Bankir. Biasanya mereka mempunyai pengertian yang baik
tentang kondisi bisnis serta latar belakang dari kebanyakan lokasi
bisnis, dalam suatu masyarakat atau komunitas.
? Kamar dagang setempat. Badan ini dapat membantu Anda
merekomendasikan lokasi yang baik, tergantung kepada jenis
tertentu bisnis Anda.
? Pedagang besar, pembuat, dan pembekal. Mereka mempunyai
pengetahuan yang luas mengenai lokasi-lokasi dalam daerah
pasar tertentu.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 38
? Asosiasi dagang. Mereka mempunyai informasi tentang kondisi
ekonomi dan pasar-pasar dalam suatu daerah tertentu.
? Badan pemerintah. Badan-badan yang mempromosikan
pengembangan bisnis akan mampu memberikan bantuan
tambahan.
? Sumber-sumber. Hal ini meliputi daerah pengembangan industri,
perusahaan listrik, perusahaan pengangkutan kereta api,
perusahaan real estate, kantor penempatan tenaga kerja, dan
para wirausaha setempat.
Dalam mengambil keputusan terakhir, mungkin Anda akan
memerlukan perbandingan dari perbagai tempat lokasi. Dasar
perbandingan yang dapat dipakai adalah berapa besar biaya untuk
memiliki dan menjalankan usaha di lokasi tertentu. Formulir analisis
biaya dalam gambar akan membantu Anda untuk meringkaskan
informasi, yang Anda butuhkan untuk mengambil keputusan yang
baik. Bentuk yang lengkap, dengan peta kota, dan daerah serta
statistik mengenai populasi dan pendapatan, seharusnya membantu
Anda dalam membuat keputusan yang benar.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 39
Gambar 10.4 : Formulir Analisis Biaya
Pertimbangan biaya Lokasi 1 Lokasi 2 Lokasi 3 Lokasi 4
Biaya Pembelian
Tanah
Bangunan
Biaya operasi
Tenaga kerja
Mesin
Asuransi
Lain-lain
Pajak
Pajak kekayaan
Pajak pendapatan
Pajak atas gaji
Pajak daerah
Transportasi
Dari pensuplai
untuk pelanggan
Lain-lain
c. Rangkuman 3
1) Dalam merencanakan suatu usaha, Anda perlu memilih letak lokasi
usaha yang strategis. Oleh karena itu, letak lokasi usaha akan
berhubungan dengan masalah efisiensi transportasi, sifat bahan
baku atau sifat produknya, dan kemudahannya mencapai
konsumen.
2) Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi usaha
adalah sebagai berikut :
a) Sifat bahan baku dan kemudahan mendapatkannya secara terusmenerus.
b) Sifat produk yang dihasilkan, jarak dengan pasar, dan biaya
transportasi.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 40
c) Pengadaan sumber daya manusia dan tingkat sosial masyarakat.
d) Tersedianya sumber air yang memadai dan faktor lingkungan
lainnya yang menunjang usaha.
e) Peraturan-peraturan setempat, fasilitas, dan kemudahan yang
tersedia.
3) Sebelum Anda mengambil keputusan tentang lokasi usaha,
sebaiknya berkonsultasi dulu dengan pihak Bankir, Kamar dagang
setempat, Pedagang besar, Asosiasi dagang, dan Badan pemerintah.
d. Tugas
Coba buat laporan hasil observasi kepada 5 pedagang di sekitar rumah
Anda tentang penetapan pemilihan lokasi usaha sekarang ini ?
e. Evaluasi
A.Instrumen Penilaian
1. Mengapa dalam merencanakan suatu usaha, Anda perlu memilih
letak lokasi usaha yang strategis ?
2. Faktor-faktor apa yang perlu diperhatikan dalam memilih dan
menentukan lokasi usaha ?
3. Lembaga-lembaga mana saja yang dapat Anda jadikan tempat
konsultasi, sebelum Anda mengambil keputusan tentang lokasi
usaha ?
B. Kunci Jawaban
1. Karena letak lokasi usaha akan berhubungan dengan masalah
efisiensi transfortasi, sifat bahan baku atau sifat produknya, dan
kemudahannya mencapai konsumen.
2. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi usaha
adalah :
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 41
a. Sifat bahan baku dan kemudahan mendapatkannya secara terus
menerus.
b. Sifat produk yang dihasilkan, jarak dengan pasar, dan biaya
transportasi.
c. Pengadaan sumber daya manusia dan tingkat sosial masyarakat.
d. Tersedianya sumber air yang memadai dan faktor lingkungan
lainnya yang menunjang usaha.
e. Peraturan peraturan setempat, fasilitas dan kemudhan yang
tersedia.
3. Bankir, Kamar dagang setempat, Pedagang besar, Asosiasi dagang,
dan Badan pemerintah.
Cocokkan jawaban Anda dengan Kunci Jawaban modul ini. Hitunglah
jawaban Anda yang benar, tiap nomor jawaban diberi skor 10
sehingga jumlah skor keseluruhan 100. Kemudian, gunakan rumus
di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap
materi kegiatan belajar pada modul ini.
Jumlah Skor Jawaban Anda
Tingkat Penguasaan = x 100 %
100
Arti tingkat pemahaman Anda
90 % - 100 % = Amat Baik dan Sangat Berhasil
80 % - 89 % = Baik dan Berhasil
70 % - 79 % = Kurang Berhasil
< 69% = Tidak Berhasil
Tingkat kelulusan bisa dicapai, bila Anda bisa menjawab 80% dari
soal-saol di atas. Apabila kurang dari standar di atas, Anda dianggap
tidak lulus.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 42
BAB III PENUTUP
Apabila tingkat penguasaan Anda mencapai 80% ke atas, berarti
Anda bagus dan berhasil. Anda boleh mengajukan ujian sertifikasi!
Tetapi, bila tingkat penguasaan Anda masih di bawah 80%, Anda belum
berhasil dan Anda harus mengulangi mempelajari kegiatan belajar
dalam modul ini, terutama bagian yang belum Anda kuasai untuk
mengajukan uji sertifikasi.
Modul 10 : Menganalisis Potensi Pasar (B1.10.KWU) 43
Daftar Pustaka
Ating Tedjasutisna, 2004, Memahami Kewirausahaan SMK Tingkat
1, Berdasarkan Kurikulum 2004, Bandung, CV. Armico.
Bernt Adelstat dan Nurhayat Indra (Ed), 1993, Pengembangan Bisnis
Koperasi, Manual Pelatih, Jakarta, Kerjasama PUSLATKOP & PK
Depkop dan PPK RI dengan ILO CO- OPERATIVE PROJECT.
Billi P.S. Lim, 2003, Berani Gagal, Alih bahasa : Drs. Suharsono,
Jakarta, PT. Pustaka Delapratasa.
Buchari Alma, 2004, Kewirausahaan, Bandung, Penerbit Alfabeta.
Hisrich Robert D., Michael P. Peters, 1998, Entrepreneurship, New
York, Irwin Mc Graw-Hill.
Jackie Ambadar, Miranty A, Yanti I, 2004, Usaha Yang Cocok Untuk
Anda, Jakarta, Yayasan Bina Karsa Mandiri.
Meredith, Geoffrey G. et al, 2000, Kewirausahaan : Teori dan
Praktek, penerjemah : Andre Asparsayogi, Jakarta, Lembaga
Manajemen PPM dan PT Pustaka Binaman Pressindo.
Robert Argene, 2003, Strategi menjadi Wiraswasta Handal,
Jakarta, CV. Restu Agung.
Suryana, 2003, Kewirausahaan : Pedoman Praktis, Kiat dan
Proses Menuju Sukses, Edisi Revisi, Jakarta, Penerbit Salemba
Empat.
----------------, 1996, Berani Ambil Resiko, Seri Panduan
Kewirausahaan TKMT Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga
Kerja Departemen Tenaga Kerja RI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar