SMK Negeri 1 Pangkalpiang

Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 10 Juni 2010

MODUL KEWIRAUSAHAAN 9

MODUL
KEWIRAUSAHAAN SMK
KIAT MENGEMBANGKAN IDE
DAN MERAIH PELUANG
Penanggung Jawab :
Prof. Dr. H. Mohammad Ali, M.A
Pengembang dan Penelaah Model :
Dr. H. Ahman, M.Pd.
Drs. Ikaputera Waspada, M.M
Dra. Neti Budiwati, M.Si
Drs. Endang Supardi, M.Si
Drs. Ani Pinayani, M.M
Penulis :
Drs. Ikaputera Waspada, M.M
Bekerjasama dengan :
LEMBAGA PENELITIAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2004
DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
9
DAFTAR ISI
Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
Glosarium iii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Deskripsi 1
B . Prasyarat 2
C. Petunjuk Penggunaan Modul 2
D. Tujuan Akhir 3
E. Kompetensi 4
F. Cek Kemampuan 4
BAB II KIAT MENGEMBANGKAN IDE DAN MERAIH PELUANG 5
A. Rencana Belajar Siswa 5
B. Bekerja dalam kegiatan wirausaha 6
C. Menggali Karakteristik Wirausaha 20
D. Menggali Wirausaha dalam Bisnis 26
BAB III EVALUASI 28
A. Insrumen Penilaian 28
B. Kunci Jawaban 28
29
BAB IV PENUTUP 34
DAFTAR PUSTAKA 3 5
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
1
MODUL
KIAT MENGEMBANGKAN IDE
DAN MERAIH PELUANG
IKAPUTERA WASPADA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Deskripsi
Modul ini mengungkapkan bagaimana mengembangkan ide
menjalankan usaha terus berkembang dan meraih, mencari,
menciptakan peluang dalam mengembangkan kewirausahaan yang
harus dimiliki sukses. Hal yang dimaksudkan adalah mengembangkan
keberanian melahirkan ide, mengembangkan ide dan terus menerus
menciptakan peluang berusaha dengan optimal. Setiap orang memiliki
ide dan peluang yang tidak terbatas. Tapi tidak semua ide dan peluang
terus menerus diasah bagi setiap orang, sehingga hilang tidak berguna.
Untuk itu perlu dilakukan pendekatan formal melalui persekolahan
bahwa mengembangkan ide dan meraih peluang sebanyak-banyaknya
diperlukan secara dini.
Hal-hal mengembangkan ide dan menciptakan peluang sebuah
keharusan tidak bisa dihindari. Sebab ide adalah keberhasilan dan
peluang adalah kerja keras. Akhirnya sinergi ide dan peluang adalah
keberlanjutan usaha. Akhirnya tindakan ini sebagai langkah wirausaha
memiliki bekal untuk merencanakan pengelolaan Usaha Kecil dengan
langkah dan memahami menganalisis peluang usaha. Ide dan peuang
dalam bisnis dapat terjadi dalam semua aspek kehidupan masyarakat
dalam menjalankan kegiatan ekonominya.
9
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
2
Siswa SMK yang memiliki kekhasan kompetensi tertentu dipersiapkan
sebagai tenaga praktek medium untuk memasuki dunia industri dan
teknologi, Manajemen dan Bisnis, serta mengembangkan
kesejahteraan sosial dan pariwisata masyarakat. Akhirnya siswa SMK
mampu ikut dalam kegiatan ekonomi secara luas. Untuk itu
pengenalan secara dini kepada siswa SMK dalam mengembangkan dan
mengenalkan kewirausahaan dalam dirinya melalui pengembangan ide
dan meraih peluang adalah mengejar tujuan-tujuan yang berhubungan
dengan kemampuan-kemampuan dan keterampilan-keterampilan yang
dimiliki.
B. Prasyarat
Modul ini diikuti setelah memahami modul sebelumnya dengan tingkat
keterukuran yang dipersyaratkan. Modul ini diikuti dengan pemahaman
pentingnya ide dan peluang yang memiliki sebagai dasar kesadaran
tinggi dari pembacanya. Hal ini ditandai dengan terlebih dahulu
memahami karakterisitik wirausaha dan kemampuan mengaktualisasi
sikap dan prilaku wirausaha. Sebab dengan kondisi tersebut wirausaha
telah memiliki dasar memahami dan mengidentifikasi sikap dan
perilaku wirausaha, menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif,
merumuskan solusi masalah dan membuat keputusan.
C. Petunjuk penggunaan modul
1. Bagi siswa :
a. Baca dengan cermat bagian pendahuluan modul ini dengan
memahami bagaimana mempelajari modul ini tepat dan benar
b. Memahami langkah-langkah belajar yang harus dilakukan siswa
dengan benar
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
3
c. Kelengkapan bantu yang harus dipersiapkan bila membaca modul
ini
d. Memahami keterukuran hasil yang dapat dilakukan siswa
e. Memiliki reward yang dapat ditunjukkan setelah mempelajari modul
ini
2. Bagi guru :
a. Baca dengan cermat maksud dan tujuan bagian pendahuluan
modul ini dengan memahami bagaimana mempelajari modul ini
dengan tepat dan benar
b. Memberikan bantuan bagi siswa dalam mempersiapkan membaca
modul ini
c. Membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dalam modul ini
d. Membantu siswa dalam menggunakan buku bantu tambahan
sebagai sumber belajar
e. Merencanakan tenaga ahli/pendamping yang membantu tugas guru
f. Memberikan bimbingan dalam menyelesaikan tugas yang
dibebankan pada siswa
g. Melakukan penilaian hasil kegiatan belajar sebagai proses
keberhasilan dan kemajuan siswa
D. Tujuan akhir
a. Hasil mempelajari modul ini siswa memahami dengan alat
keterukuran yang dimilki
b. Siswa dapat melakukan dalam kehidupan sehari-hari dalam
menjalankan bisnisnya
c. Siswa dapat melakukan dalam kehidupan secara luas
d. Siswa dapat mengembangkan diri secara optimal
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
4
E.Kompentensi
Modul ini berkompetensi mengaktualisasikan ide dan peluang usaha
dalam mengembangkan perilaku kewirausahaan yang harus dimilki siswa
sebagai bentuk ketercapaian hasil proses kegiatan belajar, yang dapat
dikembangkan bagi seorang wirausaha dan kehidupan di masyarakat. Sub
kompetensi yang diharapkan adalah Mengidentifikasi dan menganalisis
prilaku wirausaha dalam meraih menganalisis peluang usaha secara dini
dan mampu dikembangkan pada diri sendiri.
F. Cek kemampuan
1. Apakah ada Ide ?
2. Apakah yang ada dipikiran anda tentang ide ?
3. Bagaimana cara-cara melahirkan ide ?
4. Apakah ada peluang?
5. Apakah yang ada bayangkan dengan peluang ?
6. Bagaimana mengembangkan peluang ?
7. Mengapa mengembangkan ide dan peluang usaha penting bagi
wirausaha ?
G. Glosarium
1. Magang adalah ikut belajar bekerja dalam kegiatan usaha atau
bisnis wirausaha dengan perusahaan tertentu pada bidang
tertentu pula
2. Diskusi adalah komunikasi kelompok dalam bentuk pertukaran
keterangan atau pendapat mengenai sesuatu persoalan atau
masalah dengan maksud mendapat keterangan yang lebih
lengkap dan jelas dengan mengambil keputusan serta dapat
dikembangkan lebih lanjut
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
5
3. Kewirausahaan sebagai suatu proses yakni proses penciptaan
sesuatu yang baru (krasi baru) dan membuat sesuatu yang
berbeda dari yang sudah ada (inovasi)
4. Sekolah kejuruan adalah sekolah menengah yang khas dengan
mengembangkan kompetnsi dasar kejuruan yang dibutuhkan
dunia kerja.
5. peluang pasar adalah suatu situasi beradanya kombinasi dari
faktor-faktor yang menciptakan potensi untuk menjual produk
atau jasa perusahaan.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
6
BAB II
KIAT MENGEMBANGKAN IDE DAN MERAIH PELUANG
A.Rencana Belajar
Dalam mempelajari modul ini dapat dilakukan dengan rincian kegiatan
sebagai berikut ini.
KEGIATAN WAKTU/TAHAP TEMPAT
KEGIATAN
TANDA
Mengkaji Mandiri 3 x 45 menit Di Sekolah
Berdiskusi 2 x 45 menit Di Sekolah
Latihan dan simulasi 2 x 45 menit Di Sekolah
Pengamatan
lapangan
3 x 45 menit Dunia Usaha
B. Kegiatan Belajar 1
a. Tujuan pembelajaran 1
Siswa dapat mengembangkan ide dan peluang dengan bebas dan
memahami pentingnya mengembangkan ide dan meraih peluang dengan
tapat.
b. Uraian materi 1
A. MASALAH USAHA
Pada dasarnya ide dan peluang dapat tumbuh di mana saja, kapan
saja oleh siapa saja. Semakin banyak ide yang muncul semakin kreatif
manusia meraih peluang. Semakin banyak meraih peluang semakin
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
7
banyak manusia mengembangkan keberhasilan. Tahapan tersebut semua
dapat muncul disebabkan :
Ilham
Belajar
Berlatih
Pengalaman
ketertekanan
Semua tindakan tersebut harus dapat diukur. Sebab banyak ide dan
peluang yang muncul tapi banyak pula yang sulit diukur keberhasilannya.
Untuk tingkat persekolahan SMK mengembangkan ide dan peluang dapat
muncul dari :
1. Proses Pembelajaran
2. Hasil diskusi kelompok
3. Studi Banding
4. Praktek kerja lapangan
5. Pengalaman
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
8
Meraih ide dan peluang berwujud dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja
B. BEKERJA DALAM KEGIATAN WIRAUSAHA
1. Magang
Sekolah kejuruan adalah sekolah menengah yang khas
dengan mengembangkan kompetnsi dasar kejuruan yang
dibutuhkan dunia kerja. Sekolah ini tidak dimiliki secara luas di masingmasing
daerah. Sekolah yang didasarkan pada kebutuhan dan
kemampaun potensial dari daerah masing-masing. Sekolah kejuruan
masih mengalami keterbatasan dalam hal kuantitas dan kualitas guru,
pelatih dan fasilitas serta peralatan praktek. Oleh karena itu, dunia
pendidikan dan pengajaran di tingkat kejuruan hendaknya mulai
didekatkan dengan dunia bisnis, dunia industri dan dunia kerja di
lapangan secara terpadu. Apa yang telah dirintis dalam dunia kejuruan
diharapkan mampu menjadi warna dasar kemampuan tingkat menengah
di masyarakat secara luas. Agar sekolah-sekolah kejuruan dapat
mengembangkan pengajaran yang mempersiapkan manusia-manusia
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
9
wirausaha, diperlukan adanya pula sinergi, kerjasama yang efektif dan
efisien antara sekolah, keluarga, masyarakat pemakai industri tenaga
kerja, dan dunia ekonomi pada umumnya. Sinergi ini diharapkan terus
menerus tumbuh dan berkembang dengan memiliki dasar mengembang
ide dan meraih peluang sebanyak-banyaknya.
Para siswa Kejuruan (SMK) lebih memahami dan menghayati
kegiatan para wirausaha dan semangat berusaha, diharapkan para siswa
dapat melaksanakan magang. Apa yang dimaksud dengan magang itu?
Magang adalah ikut belajar bekerja dalam kegiatan usaha atau bisnis
Wirausaha dengan perusahaan tertentu pada bidang tertentu pula.
Dengan kata lain, magang adalah ikut bekerja usaha yang diakui
berstandar kurikulum tertentu dalam suatu perusahaan yang telah
ditentukan. Pemahaman ini menempatkan siswa memiliki pemahaman
dasar dari bidang-bidang yang dipelajari dengan standar-standar kerja
yang telah ditetapkan.
Hidup ini tidak hanya dipelajari secara formal tapi kegiatan informal
dan pengalaman pribadi mampu menjadi cermin keberhasilan. Pada
umumnya , ada suatu kekeliruan pandangan bahwa segala sesuatu yang
perlu diketahui dalam hidup ini, dapat diajarkan semuanya melalui
pendidikan formal. Kenyataannya, pendapat seperti itu tidak sepenuhnya
tepat, ketekunan dan ketajaman pengamatan dalam kegiatan magang,
justru mampu mengantarkan siswa untuk menarik berbagai pelajaran
usaha atau bisnis yang berguna untuk diterapkan sendiri dalam
berwirausaha.
Masyarakat diberikan kebebasan memilih kompetensi yang
ditingkatkan sesuai dengan jenjang pengajarannya. Sampai saat ini minat
siswa SMP untuk menekuni pendidikan jalur kejuruan masih rendah. Kita
tidak dapat menutup mata terhadap kenyataan tentang mutu pribadi dari
sebagian besar para lulusan SMK. Sebagian besar para lulusan SMK,
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
10
begitu selesai studinya, cenderung untuk berupaya mencari pekerjaan
dan terbatas informasi. Suatu kenyataan yang perlu direnungkan adalah
bahwa kebanyakan para siswa SMK setelah selesai studinya berperan
sebagai buruh pabrik, pegawai dan sebagainya jarang para tamatan SMK
yang mau dan mampu menciptakan serta mengembangkan pekerjaan,
baik untuk dirinya maupun untuk orang lain. Dalam rangka mengatasi
permasalahan di atas, salah satu pendidikan dapat dilakukan melalui
magang atau ikut bekerja di dalam kegiatan Wirausaha yang sangat
sangat penting. Kegiatan magang biasa dilakukan pada Siswa SMK saat
melakukan praktek kerja lapangan. Selama ini maknanya hanya terbatas
pada proses pembelajaran saja sehingga kemampuan mengembangkan
ide dan menangkap peluang tidak teruji dengan baik. Kemampuan siswa
mengembangkan diri sebagai wirausaha diharapkan kegiatan magang
melahirkan keberhasilan-keberhasilan mengembangkan ide dan
menciptakan peluang.
Secara umum dapat dikatakan, jika mereka menjadi wirausaha
maka akan menjadi orang yang memiliki potensi untuk berprestasi.
Mereka senantiasa akan memiliki motivasi yang tinggi untuk maju di
dalam berwirausaha. Dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun, jika
mereka menjadi Wirausaha maka akan mampu menolong dirinya sendiri di
dalam mengatasi permasalahannya. Karena itu, setelah selesai ikut
bekerja dalam kegiatan Wirausaha (magang), para siswa SMK diharapkan
akan mempunyai kepribadian yang kuat, sebagai berikut :
a. Memiliki semangat kerja keras
b. Mampu mengembangkan ide dengan baik
c. Memiliki sikap mental berwirausaha
d. Memiliki moral yang tinggi
e. Memiliki keterampilan berwirausaha
f. Memiliki kepekaan terhadap arti lingkungan
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
11
g. Mengembangkan terus menerus meraih meraih dan mengembangkan
peluang
h. Memiliki keinginan berprestasi.
2. Membuat catatan kegiatan Wirausaha.
Wirausaha yang baik mampu mengingat kembali kegiatan yang
telah dikerja dan mengevaluasi rencana yang akan datang. Tentu tidak
semua wirausaha mampu mengingat kembali pekerjaan yang telah
diselesai dengan baik. Tentu tindakan yang baik adalah membuat
perencanaan dan catatan yang telah dikerjakan. Membuat catatan
kegiatan wirausaha dan menyusun laporannya sangat penting, serta dapat
dipresentasikan. Pelaksanaan mempresentasikan catatan kegiatan
wirausawan, dapat dirumuskan dalam bentuk tertulis. Adapun catatancatatan
kegiatan wirausaha adalah mengenai keberhasilan dan
kegagalannya serta permasalahannya, sehingga catatan tersebut menjadi
bahan evaluasi keberhasilan yang telah dibuat.
Membuat catatan kegiatan Wirausaha, diantaranya meliputi :
a. Kegiatan-kegiatan jual beli dalam bisnis dan perdagangan;
b. Kegiatan-kegiatan dalam bidang geodesi
c. Kegiatan-kegiatan utang piutang;
d. Kegiatan-kegiatan kerja dalam pabrik diberbagai macam barang dan
jasa;
e. Kegiatan-kegiatan dalam bangunan
f. Kegiatan-kegiatan dalam pengawasan kerja;
g. Kegiatan-kegiatan promosi dagang atau bisnis;
h. Kegiatan-kegiatan dalam bidang arsitektur dan sipil;
i. Kegiatan-kegiatan proses produksi;
j. Kegiatan-kegiatan pendistribusian produk;
k. Kegiatan-kegiatan transportasi
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
12
l. Kegiatan-kegiatan bidang pariwisata.
Semakin banyak wirausaha semakin maju negara. Sebab tuntutan
inovasi dan kreativi8tas wirausaha tinggi. Kreativitas Wirausaha rasanya
sejalan dengan trend yang sedang menjamur di negara-negara maju dan
sedang berkembang. Para Wirausaha semakin menonjol, memainkan
peranan strategis dan bermutu dalam masyarakat. Dalam proses
pengembangan kewirausahaan, kita perlu melakukan kegiatan banding
dengan pengalaman yang terjadi di negara-negara maju. Setelah dihayati
dan diamati secara mendalam pada waktu magang, ternyata kegiatan
Wirausaha itu sangat luas, yakni meliputi kegiatan-kegiatan berikut ini.
a. Dalam bidang usaha promosi, meliputi :
? menciptakan makna baru suatu produk;
? memberikan promosi terhadap jasa;
? memberikan nilai tambah pada produk.
b. Dalam bidang usaha angkutan, meliputi :
? memberi peran baru pada transportasi
? mengerahkan armada angkutan
c. Dalam bidang usaha perawatan komputer, meliputi :
? teknisi dalam perawatan dan perbaikan;
? menciptakan nilai tambah pada komputer yang rusak untuk dibeli,
diperbaiki, kemudian dijual kembali.
d. Dalam bidang usaha tataboga, meliputi :
? menciptakan peluang baru dari kesibukan dan memberi nilai
tambah pada masakan tradisional;
? memasarkan fast food khas Indonesia
? menciptakan masakan-masakan dan menu baru
e. Dalam bidang usaha pelayanan SDM, meliputi :
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
13
? memberi pelatihan keterampilan menyusun bata, gambar dengan
Auto cad, seni batik, seni ukir, seni keramik, seni lukis, senia suara,
seni musik, dan sebagainya.
? memberi bimbingan kepada pengrajin, calon Wirausaha, dan
sebagainya
? melaksanakan kursus-kursus keterampilan.
f. Dalam bidang usaha olahan, meliputi :
? Menciptakan peluang baru dari bahan antara bahan baku dan
kebutuhan konsumen, memberi nilai tambah pada bahan baku
melalui proses olahan;
? Mendayagunakan teknologi untuk mengolah bahan baku;
? Memasarkan produk yang dibutuhkan konsumen.
g. Dalam bidang usaha rekruitmen, meliputi
? pelatihan sumber daya manusia dan kemampuan menjual;
? membekali pengetahuan dan keterampilan menjual;
? mempertemukan kebutuhan akan tenaga kerja penjual dan
kebutuhan pencari kerja.
h. Dalam bidang usaha perkreditan, meliputi :
? mempertemukan kebutuhan pemasok dan pemakai;
? menciptakan peluang baru dari kesulitan pengadaan uang kas dan
penjualan barang;
? memberikan nilai tambah pada uang kas dan barang modal atau
barang konsumsi;
i. Dalam bidang usaha pembekalan, meliputi :
? mendayagunakan modal kedua belah pihak dengan manajemen
waktu;
? menjamin mutu dan kesinambungan pemasok;
? menciptakan peluang baru dari budaya ingin dilayani;
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
14
? memberi nilai tambah pada barang modal atau produk jadi yang
dibutuhkan.
j. Dalam bidang usaha cenderamata, meliputi :
? Pelatihan SDM pengembangan cenderamata
? menciptakan sendiri cenderamata yang unik;
? memasarkan hasil kerajinan khas daerah yang potensial untuk
dijadikan cenderamata.
? Mengembangkan pasar-pasar cenderamata
k. Dalam bidang usaha bangunan, meliputi
? pelatihan sumber daya manusia dan kemampuan gambar sesuai
dengan perkembangan teknologi;
? pelatihan sumber daya manusia dan kemampuan bidang
memplester tembok;
? membekali pengetahuan dan keterampilan menjual hasil gambar;
? mempertemukan kebutuhan akan tenaga kerja dan kebutuhan
pencari kerja.
l. Dalam bidang usaha geodesi, meliputi
? pelatihan sumber daya manusia di bidang survei pemetaan
? Mengembangkan kemampuan survai pemetaan;
? membekali pengetahuan dan keterampilan survai pemetaan;
? mempertemukan kebutuhan akan tenaga kerja dan kebutuhan
pencari kerja dibidang survai dan pemetaan.
m. Dalam bidang usaha busana, meliputi :
? Melahirkan ahli-ahli madya bidang desain-desain
? menciptakan peluang baru dari desain yang ada dan
? memberi nilai tambah pada pada pakaian tradisional;
? memasarkan hasil-hasil desain khas Indonesia
? menciptakan sinergi desain-desain baru dan peraga busana baru
n. Dalam bidang usaha pariwisata, meliputi :
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
15
? menciptakan peluang baru dari kesibukan keterbukaan dunia
internasional dan memberi nilai tambah pada daerah-daerah
wisata;
? memasarkan produk-produk wisata khas Indonesia
? menciptakan produk-produk khas indonesia untuk wisata.
Catatan kegiatan Wirausaha yang lainnya, adalah sebagai berikut :
a. Dalam bidang produksi
Kegiatan produksi dapat diklasifikasikan dalam tiga tingkatan :
1) Produksi primer
Kegiatan Produksi primer mengacu pada kegiatan penggalian sumber
yang tersedia dalam bumi dan alam. Termasuk dalam kegiatan ini
adalah kehutanan, kelautan, pertanian, pertambangan, energi, dan
perikanan.
2) Produksi sekunder
Kegiatan Produksi sekunder mangacu pada kegiatan pemanfaatan
sumber daya alam, atau bahan baku yang di proses dan diolah
menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Termasuk dalam
kegiatan ini adalah pabrikasi komponen-komponen yang diassembling
menjadi barang industri atau barang konsumsi.
3) Produksi tersier
Produksi tersier mengacu pada kegiatan yang lebih dominan
menghasilkan jasa dibanding dengan tangible goods. Jasa yang
dihasilkan misalnya dosen, dokter, guru, insinyur, restoran, angkutan,
dan sebagainya.
b. Dalam bidang distribusi
Dalam kegiatan ekonomi yang berjalan maka kegiatan produksi terus
berjalan pula sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya. Untuk itu agar
produksi tidak terjadi penumpukan di satu daerah tertentu maka
kegiatan disitribusi harus dilakukan. Distribusi mengacu pada kegiatan
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
16
pergerakan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen atau
produsen, distributor dan langsung ke konsumen.
c. Dalam bidang konsumsi
Tolak ukur dari keberhasilan produsen, biasanya dilihat dari tingginya
permintaan barang dan jasa. Jaringan distribusi membawa barang dan
jasa kepada konsumen serta merefleksikan tingkat permintaan akan
barang dan jasa.
? Pengenalan diri adalah awal seorang Wirausaha untuk dapat
mengenali diri sendiri, mengenali lingkungan, mengindera peluang
bisnis dan mengerahkan sumber daya, guna meraih peluang bisnis.
? Wirausaha akan dapat hidup sukses bila mampu mampu mengenal
dengan baik pelanggan, memelihara hubungan yang baik dengan
pemasok dan pelanggan.
? Penganalan bisnisnya dengan baik, untuk memiliki maupun
menggunakannya, agar pelanggan memberikan citra yang baik
Wirausaha tidak dibatasi dalam kegiatan ekonomi saja, tapi aspek-aspek
lain yang mampu mempengaruhi kegiatan ekonomi dapat dikatakan
sebagai wirausaha. Oleh karena itu berdasarkan pengamatan penulis,
kegiatan Wirausaha sangat luas. Dari hasil catatan kegiatan Wirausaha, di
bawah ini diuraikan lagi sebagai berikut.
1) Kegiatan hasil pariwisata
Kegiatannya dalam usaha pengumpulan produk-produk wisata, paket
wisata, memperkenalkan daerah-daerah wisata, dan cederamata khas
daerah-daerah tertentu dan Indonesia. Bukan hal yang mustahil jika
kemudian kegiatan Wirausaha sebagai eksport-impor pariwisata yang
bertaraf internasional.
2) Kegiatan hasil pertanian
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
17
Kegiatannya dalam usaha pengumpulan hasil-hasil olahan
pertanian/perkebunan/kehutanan, hasil bumi, hasil hutan, dan hasil
perkebunan. Bukan hal yang mustahil kemudian berkembang kegiatan
Wirausaha sebagai eksport-impor agrobisnis yang bertaraf
internasional di bidang pertanian.
3) Kegiatan hasil kerajinan rakyat
Kegiatan ini disasarkan pada bidang kegiatan yang bersifat kekhasan
daerah-daerah tertentu yang mempengaruhi kegiatan masyarakat.
Kegiatannya bisa dimulai sebagai pedagang pikulan mulai dari sayursayuran,
makanan khas daerah, berlanjut dengan pembukaan kios-kios
di daerah tujuan wisata, kemudian berakhir sebagai ekspor-impor
cinderamata ke mancanegara.
4) Kegiatan hasil industri
Kegiatannya berpusat pada barang-barang konsumsi hasi produksi
aneka industri seperti makanan dan minuman dalam kaleng, kosmetik,
obat-obatan, dan sebagainya.
5) Kegiatan hasil industri mesin
Bentuk Kegiatannya bertumpu pada bidang hasil industri mesin dan
logam, serta peralatan, sepertijmk alat-alat pertanian, perbengkelan,
alat-alat kantor, otomotif dan sebagainya.
5). Kegiatan hasil dari bangunan
Kegiatannya bertumpu pada bidang hasil-hasil bangunan dan survai
pemetaan, serta peralatan-peraralatan bangunan, seperti alat-alat
potong kayu, peralatan menembok, perbengkelan, alat-alat meja
gambar dan komputer dengan program outocad dan sebagainya.
3. Mempresentasikan hasil catatan
Pada umumnya kita tidak selamanya ingat akan tindakan kegiatankegiatan
dalam pengamatan terhadap kegiatan usaha Wirausaha.
Pengetahuan mencatat kegiatan usaha Wirausaha, sangat bermanfaat
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
18
dalam membantu mengetahui hasil-hasil yang telah dicapai. Mencatat
hasil kegiatan usaha Wirausaha, merupakan ungkapan perasaan dan
kemampuan yang dibantu alam pikiran untuk disampaikan kepada orang
lain. Merumuskan masalah-masalah bermanfaat bagi perkembangan
mengumpulkan hasil catatan, menginterprestasikan data-data, serta
menarik kesimpulannya. Pada waktu mempresentasikan hasil penghayatan
kegiatan Wirausaha di dalam diskusi, diharapkan kelompok-kelompok
diskusi membuat catatan-catatan sebagai bahan tanggapan.
Presentasi hasil penghayatan kegiatan Wirausaha pada umumnya,
berhubungan dengan :
a. Pola kerja keras para wirausaha
b. Pola pikir positif dalam berwirausaha;
c. Kemauan untuk maju dalam berwirausaha;
d. Keuletan di dalam berwirausaha;
e. Perjuangan di dalam berwirausaha;
f. Kejujuran di dalam berwirausaha;
g. Keyakinan kepada ilmu dan spiritual di dalam berwirausaha;
h. Disiplin di dalam berwirausaha.
Mencatat kegiatan Wirausaha merupakan ungkapan perasaan dan
kemampuan yang dibantu alam pikiran dan keterampilan untuk
disampaikan kepada orang lain. Dari hasil presentasi penghayatan
kegiatan Wirausaha, para kelompok diskusi nantinya akan :
a. Memahami arti perjuangan dan ciri-ciri Wirausaha
b. Memahami pentingnya Wirausaha dalam memajukan kehidupan
pribadi, keluarga, bangsa, dan negara;
c. Mengenal bidang-bidang dan jenis-jenis Wirausaha;
d. Mengenal langkah-langkah strategis para wirausaha.
Presentasi hasil catatan kegiatan Wirausaha yang dilakukan harus
terorganisir, dipersiapkan dengan baik, menarik, dan fleksibel. Dari hasil
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
19
penghayatan kegiatan Wirausaha, dapat dipresentasikan bahwa faktorfaktor
yang menunjang keberhasilannya adalah sebagai berikut :
a. Wirausaha, bekerja dengan keiklasan
b. Wirausaha, bekerjanya dengan penuh keyakinan.
c. Wirausaha, bekerjanya dengan penuh ketekunan dan tekad yang
terarah.
d. Wirausaha, bekerjanya dengan menjalankan pola pikir dengan gagasan
yang positif
e. Wirausaha, bekerjanya didasarkan pada :
? Profesional dan kompetensi diri
? kemampuan sendiri
? bakat yang dimiliki
? pengalaman sendiri
? penuh kesungguhan dalam berusaha
f. Wirausaha, bekerjanya dengan penuh semangat, kegairahan, dan
ketabahan.
g. Wirausaha, bekerjanya tidak terpengaruh oleh pekerjaan lain
? Keberhasilan Wirausaha tergantung kepada kesediannya untuk
bertanggung jawab atas pekerjaannya.
? Wirausaha cenderung mudah jenuh terhadap segala kemapanan
hidup, untuk kemudian bereksprimen dengan inovasi-inovasi baru.
? Wirausaha cenderung tidak cepat puas diri selalu ingin terus maju
dan berkembang
4. Mendiskusikan hasil catatan kegiatan Wirausaha
Raymond, W.Y. Kao (1995), menyebutkan kewirausahaan sebagai
suatu proses yakni proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi baru) dan
membuat sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada (inovasi). Adapun
tujuannya adalah tercapainya kesejahteraan individu dan nilai tambah
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
20
bagi masyarakat. sedangkan Wirausaha mengacu pada orang yang
melaksanakan proses penciptaan kesejahteraan atau kekayaan dan nilai
tambah melalui penetasan gagasan serta memadukan gagasan tersebut
menjadi kenyataan.
Wirausaha sealu berusaha mengembangkan ide dan menciptakan
peluang kegiatan yang bermafaat. Untuk itu kegiatan Wirausaha telah
lama mengenal dan melakukan perencanaan strategis bagi perusahaannya.
Kebutuhan akan kewirausahaan semakin meningkat dikarenakan
munculnya permasalahan seperti :
a. Semakin sedikit pegawai-pegawai yang pintar dan memiliki ide-ide
brilian dari suatu organisasi dikarenakan mereka lebih memilih untuk
menjadi seorang Wirausaha.
b. Ketidakpercayaan akan metode-metode tradisional dalam manajemen
suatu organisasi.
c. Semakin banyak dan berkembang pesaing yang masing-masing
mempunyai keunggulan.
Begitu pula, seorang Wirausaha mempunyai peranan untuk mencair
kombinasi-kombinasi baru, yang merupakan gabungan dari :
? Pengenalan teknologi baru
? pengenalan barang dan jasa baru
? metode produksi baru
? organisasi industri baru
? sumber bahan mentah baru
? pasar-pasar baru.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
21
Semua hasil catatan kegiatan Wirausaha perlu didiskusikan, baik melalui
kelompok maupun pleno. Jika demikian, diskusi itu apa? Diskusi adalah
komunikasi kelompok dalam bentuk pertukaran keterangan atau pendapat
mengenai sesuatu persoalan atau masalah dengan maksud mendapatkan
keterangan yang lebih lengkap dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
Perkataan diskusi berasal dari bahasa Inggris discuss yang artinya
membicarakan, merundingkan. Menurut kamus Bahasa Indonesia, diskusi
adalah perundingan untuk bertukar pikiran tentang sesuatu masalah.
Adapun pentingnya diskusi adalah sebagai berikut :
a. Memperbicangkan suatu masalah kegiatan usaha Wirausaha
b. Pertemuan antara sejumlah orang
c. Menyangkut kepentingan bersama atau kepentingan umum
d. Berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu.
Di dalam diskusi hasil catatan kegiatan usaha Wirausaha,
hendaknya diarahkan untuk membahas atau memperbincangkan
permasalahan melalui pengumpulan pendapat-pendapat para peserta
tersebut, dipresentasikan menjadi suaut pendapat bersama secara
obyektif; dalam konteks para kelompok diskusi diharapkan adanya :
a. Sikap disiplin, tertib, dan diorganisir dengan baik;
Penggunaan salah satu
alat teknologi yang
dimanfaatkan dengan
baik, sebagai usaha
optimalisasi komputer
dan internet
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
22
b. Saling menyumbangkan pendapat dan argumentasi;
c. Saling menghargai dan menghormati pendapat orang lain;
d. Saling berkomunikasi dan berorientasi;
e. Kesediaan berkorban dan berbagi pengalaman satu sama lain;
f. Mempunyai sifat positif
Pada waktu pelaksanaan diskusi, setiap kelompok harus
merumuskan hasilnya dalam bentuk tertulis. Sedangkan pada waktu
presentasi hasil diskusi kelompok, diharapkan kelompok-kelompok lainnya
dapat mengikuti dengan cermat dan membuat catatan-catatan hasil
pengamatannya. Adapun pelaksanaan diskusi dari hasil catatan penugasan,
dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Diskusi-diskusi kelompok membahas setiap hasi kegiatan Wirausaha,
baik di dalam kelas maupun di luar kelas, untuk menyusun laporan
yang akan dilaporkan lebih lanjut pada diskusi kelas.
b. Mengadakan diskusi-diskusi kelompok, untuk menyusun perangkatperangkat
laporan hasil belajar dan kegiatan yang telah dilakukan para
peserta diskusi, baik dalam studi kepustakaan maupun dalam studio
audio visual.
c. Diskusi kelas atau pleno untuk menyajikan dan membahas laporanlaporan
kerja kelompok-kelompok. Diskusi kelas dapat dilakukan untuk
membahas setiap hasil belajar kelompok. Para peserta diskusi secara
bergiliran, masing-masing kelompok menyajikan laporan hasil
penghayatan kegiatan Wirausaha. Sedangkan kelompok-kelompok
lainnya berusaha menyanggah, mengkritik, mendebat, memberi saransaran,
dan sebagainya. Kelompok-kelompok penyaji berusaha untuk
mempertahankan naskah laporan dan menerima kritik yang telah
diajukan dari kelompok diskusi lainnya.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
23
? Para Wirausaha adalah individu-individu yang berorientasi kepada
tindakan dan bermotivasi tinggi yang mengambil risiko dalam
mengejar tujuan
? Wirausaha adalah seorang nakhoda yang harus mampu
mengemudikan bahtera usahanya di tengah badai dan gelombang
dahsyat persaingan dalam bisnis.
c. Rangkuman
Pada dasarnya ide dan peluang dapat tumbuh di mana saja, kapan
saja oleh siapa saja. Semakin banyak ide yang muncul semakin kreatif
manusia meraih peluang. Semakin banyak meraih peluang semakin
banyak manusia mengembangkan keberhasilan.
Secara umum dapat dikatakan ide dan peluang dikembangkan di
kalangan wirausaha. Jika mereka menjadi wirausaha maka akan menjadi
orang yang memiliki potensi untuk berprestasi. Mereka senantiasa akan
memiliki motivasi yang tinggi untuk maju di dalam berwirausaha. Dalam
situasi dan kondisi yang bagaimanapun, jika mereka menjadi Wirausaha
maka akan mampu menolong dirinya sendiri di dalam mengatasi
permasalahannya.
d. Tugas
Cobalah tuliskan semua ide-ide yang ada dalam pikiran Anda dan uraikan
dengan singkat.
e. Evaluasi
A. Instrumen Penilaian
1. Apa yang dimaksud dengan magang bagi sekolah kejuruan?
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
24
2. Uraikan bahwa wirausaha berusaha mengumpulkan informasi dari
berbagai sumber sebagai bahan membentuk gambaran sifat dan
keberadaan peluang pasar ?
B. Kunci Jawaban
1. Sekolah kejuruan adalah sekolah menengah yang khas dengan
mengembangkan kompetensi dasar kejuruan yang dibutuhkan dunia
kerja. Sekolah ini tidak dimiliki secara luas di masing-masing daerah.
Sekolah yang didasarkan pada kebutuhan dan kemampaun potensial
dari daerah masing-masing. Sekolah kejuruan masih mengalami
keterbatasan dalam hal kuantitas dan kualitas guru, pelatih dan
fasilitas serta peralatan praktek. Oleh karena itu, dunia pendidikan dan
pengajaran di tingkat kejuruan hendaknya mulai didekatkan dengan
dunia bisnis, dunia industri dan dunia kerja di lapangan secara
terpadu. Apa yang telah dirintis dalam dunia kejuruan diharapkan
mampu menjadi warna dasar kemampuan tingkat menengah di
masyarakat secara luas. Agar sekolah-sekolah kejuruan dapat
mengembangkan pengajaran yang mempersiapkan manusia-manusia
wirausaha, diperlukan adanya pula sinergi, kerjasama yang efektif dan
efisien antara sekolah, keluarga, masyarakat pemakai industri tenaga
kerja, dan dunia ekonomi pada umumnya. Sinergi ini diharapkan terus
menerus tumbuh dan berkembang dengan memiliki dasar
mengembang
2. Untuk itu wirausaha berusaha mengumpulkan informasi dari berbagai
sumber sebagai bahan membentuk gambaran sifat dan keberadaan
peluang pasar. Pendekatan ini dilakukan mampu menggambarkan :
a. Identifikasi faktor lingkungan bisnis
1. kondisi dan kecenderungan perekonomian
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
25
2. situasi dan kecenderungan hukum dan peraturan
3. penempatan posisi dan dan kecenderungan teknologi
4. perubahan sosial yang relevan
5. kelamahan dan kemampuan lingkungan alam
b. Jenis dan industri dan pandangan mengenainya
1. Jenis industri
2. Ukuran sekarang dan 5 tahun mendatang
3. Praktek pemasaran di industri dan bisnis
4. Kecenderungan yang utama
5. Implikasi terhadap peluang
C. Analisis peluang utama
a. Deskripsi produk
b. Penempatan posisi pasar
c. Praktek pasar (distribusi, harga, promosi, pelayanan)
d. Perkiraan pangsa pasar
e. Reaksi terhadap pesaing
f. Implikasi terhadap peluang
D. Menciptakan profil pasar sasaran
a. Tingkatan dalam kebutuhan umum, jenis produk, merek
b. Fokus pemakai akhir
c. Profil pelanggan sasaran
d. Implikasi terhadap peluang
E. Susunan proyeksi penjualan
a. pendekatan formal dan atau intuitif
b. dijalankan atau tidak dijalankan
Untuk itu kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui :
1.Hasil pengamatan yang mendalam
2. Hasil riset
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
26
3. Pendapat dari para ahli dan praktisi yang bergelut dibidang masungmasing
Cocoklah hasil jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif 9 yang
ada di bagian belakang modul ini. Hitunglah jumlah jawaban Anda yang
benar. Kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat
penguasaan anda terhadap materi modul 9.
Rumus :
Tingkat penguasaan = 100%
100
X
Jumlahjawabanbenar
×
Arti tingkat penguasaan yang dicapai :
90% - 100% = baik sekali
80% - 89% = baik
70% - 79% = sedang
- 69% = kurang
Kalau mencapai tingkat penguasaan 80% ke atas, Anda dapat
meneruskan dengan modul seloanjutnya. Tetapi bila tingkat penguasaan
masih di bawah 80% maka harus mengulangi kegiatan belajar modul 9.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
27
Kegiatan belajar 2.
a. Tujuan pembelajaran 2
Siswa dapat mengidentifikasi dan mengenal karakteristik wirausaha
dengan baik
b. Uraian Materi 2
A. MENGGALI KARAKTERISTIK WIRAUSAHA
1. Ciri karakteristik Wirausaha
Wirausaha adalah orang yang mengorganisasi dan mengarahkan
usaha baru. Wirausaha berani mengambil risiko yang terkait dengan
proses memulai usahanya. Beberapa Wirausaha dapat terlahir dalam
suatu seni dengan mulai membuka kedai nasi, kios rokok, bengkel sepeda,
dan akhirnya terus berkembang menjadi besar dan sukses. Kebanyakan
dari mereka yang belajar menjadi Wirausaha, selalu mengikuti dan
mempelajari keberhasilan para Wirausaha yang berpengalaman. Mungkin
mereka telah mengagumi keberhasilan seseorang, kerabat, kawan, atau
dari orang tua.
Kegiatan ekonomi terus tumbuh dan berkembang. Kondisi ini
menyebabkan setiap orang berusaha mengembangkan diri dengan
kompetensi yang dimiliki untuk mengembangkan ide dan meraih peluang
yang terukur dan tingkat prestasi tertentu pula. Oleh karena itu ribuan
perusahan didirikan orang untuk mengembangkan diri. Perusahaan itu ada
yang bertahan dan berhasil, serta ada pula yang mengalami kegagalan.
Ada yang berkembang dan berhasil karena perusahaan tersebut dikelola
oleh wiausahawan yang berpengalaman dan tahu apa yang sedang
dilakukannya. Bakat seorang Wirausaha akan bertambah dan berkembang
berkat pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh dari
hasil interaksi dengan lingkungan.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
28
Kekurangan dan kelemahan yang terdapat pada Wirausaha harus
terus menerus dikurangi, ia terus menerus bekerja keras, ia akan
berusaha belajar dari sesama profesi, memahami dan mengenal
lingkungan yang mampu mengembangkan dirinya serta mengenali
profesinya sendiri. Dalam setiap kasus, para pendiri perusahaan haus
meraih keberhasilan, mencari pengalaman dan pengetahuan mengenai
kewirausahaan. Wirausaha harus berusaha mengenali titik-titik
kelemahannya, untuk melakukan tindakan yang positif. Wirausaha
memerlukan kebebasan untuk memilih dan bertindak menurut persepsinya
sendiri. Dari uraian tersebut di atas, terlihat ciri-ciri karakteristik
Wirausaha, sebagai berikut :
a. Pemecah masalah
Wirausaha mempunyai pemahaman yang ingin mereka cari dan
dengan cepat dapat memecahkan masalah. Wirausaha mengetahui
bagaimana mengevaluasi alternatif-alternatif dalam memecahkan
masalah.
b. Pemikiran kreatif
Wirausaha yang kreatif akan membuat hidup lebih menyenangkan,
lebih menarik, serta akan menyediakan kerangka kerja dan dapat
bekerja sama dengan orang lain.
c. Percaya diri untuk mengendalikan kerja
Wirausaha percaya diri untuk dapat mengendalikan kerja. Dengan
percaya diri, ia akan segera menyelesaikan masalah dan tegar dalam
mengejar sasaran bisnisnya.
d. Meyakini atas dasar MBO
Wirausaha dapat memahami situasi rumit yang mencakup
perencanaan, pengambilan keputusan, dan penyebaran ide-ide
bisnisnya. Wirausaha selalu menyadari adanya rincian yang penting
dan akan terus-menerus meninjau ulang semua kemungkinan untuk
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
29
mencapai sasaran dalam bisnisnya. Wirausaha meyakini manajemen
berdasarkan pada sasaran atau pada asas-asas MBO (Management by
Obyectives).
e. Mengembangkan Ide-ide
Wirausaha mempunyai kebutuhan untuk mengembangkan ide-ide yang
tidak kunjung berakhir. Wirausaha hidup dengan kegiatan dan
kemungkinan menemukan kenikmatan dalam mengembangkan ideidenya.
f. Penganalisisan kesempatan
Wirausaha akan menganalisis kesempatan-kesempatan dengan cepat
sebelum melibatkan diri. Wirausaha hanya akan bertindak setelah
yakin bahwa dalam usaha atau bisnis risikonya kecil. Inilah suatu ciri
yang membawa kesuksesan Wirausaha sementara orang lain
mengalami kegagalan.
g. Berorientasi pada prestasi
Wirausaha lebih menyukai peranan otot dan otak yang secara
langsung dapat mempengaruhi keberhasilan. Wirausaha mempunyai
dorongan memperagakan tingkat energi yang tinggi, berorientasi pada
prestasi dan tidak kenal lelah dalam mengejar tujuan.
h. Bekerja dengan jam kerja yang panjang
Wirausaha yang berhasil selalu bekerja dengan jam kerja yang
panjang. Waktu kerja yang panjang bukanlah hal yang unik bagi
Wirausaha. Wirausaha selalu menjadwalkan pertemuan-pertemuan
penting dalam pekan itu, sehingga Wirausaha mempunyai akhir pekan
untu kehidupan pribadinya.
Secara lebih rinci dan singkat, ciri-ciri karakteristik Wirausaha
adalah sebagai berikut :
a. Semangat dan mau bekerja keras
b. Mengerti dengan jelas tentang tujuan dan prestasi.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
30
c. Rajin, tekun, ulet, dan tabah demi keberhasilan usaha atau bisnis.
d. Tidak suka menunda-nunda pekerjaan.
e. Percaya pada diri sendiri dalam melaksanakan tugas
f. Memiliki motivasi untuk mencapai prestasi
g. Bekerja dengan teliti dan cermat untuk menghindari kesalahankesalahan
h. Mampu mendayagunakan tugas secara efektif, efisien, dan kreatif
i. Berkemauan keras untuk menyelesaikan tugas
j. Berusaha untuk dapat menyelesaikan tugas.
Wirausaha dapat dianggap sebagai seorang pelopor, pemimpin dan
manusia yang mandiri, serta memiliki kemampuan tertentu. Seorang
Wirausaha mampu mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi
kegiatan bisnisnya dengan seksama serta bijaksana untuk memperoleh
keberhasilan di dalam usaha atau bisnisnya.
2. Sifat dan karakteristik Wirausaha.
Wirausaha pada hakikatnya adalah suatu kegiatan menciptakan
ide-ide baru dalam bisnis. Wirausaha sebagai pemilik dan pengurus suatu
bisnis atau badan usaha, perlu memiliki kemampuan mengelola usahanya.
Wirausaha harus mampu menguasai prinsip-prinsip dasar ilmu manajemen
dan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam mengelola usaha atau
bisnisnya. Adapun beberapa karakteristik Wirausaha yang berhasil di
dalam usahanya harus mempunyai sifat-sifat karakteristik sebagai
berikut :
a. Wirausaha harus bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Wirausaha mampu bekerja keras dan disiplin
c. Wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada
orang-orang kepercayaannya.
d. Wirausaha tidak selalu mengutamakan kekayaannya
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
31
e. Wirausaha bertanggungjawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak
dicapai dalam bisnisnya.
f. Wirausaha mempunyai visi keinginannya terhadap masa depan pribadi
dan bisnisnya.
g. Wirausaha, penuh perhatian dan tanggungjawab dalam menjalankan
usahanya.
h. Wirausaha tidak mau menyerah wal aupun dihadapkan pada rintangan
yang sulit untuk dapat diatasi.
i. Wirausaha sangat memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci
j. Wirausaha bukanlah seorang pekerja lambat.
k. Wirausaha membuat keputusan secara cepat dengan penuh
perhitungan dan tingkat resiko
l. Wirausaha sangat serius di dalam melaksanakan bisnisnya
m. Wirausaha sangat mencintai pekerjaan bisnisnya dan mencintai produk
yang dihasilkannya
n. Wirausaha akan langsung menindak lanjuti setiap keputusan yang
dibuatnya.
Wirausaha yang memiliki kepribadian seringkali berhasil dalam
menjalankan usahanya. Wirausaha yang fisiknya tidak meyakinkan,
biasanya tidak menarik. Tetapi setelah dia berbicara, rasanya tersimpan
suatu daya tarik tersendiri.
Menurut Zimmerer, karakteristik Wirausaha yang sukses adalah
sebagai berikut :
a. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya
b. Mau bertanggungjawab
c. Adanya minat dalam kewirausahaan pada dirinya
d. Adanya peluang untuk mencapai obsesi
e. Toleransi menghadapi risiko kebimbangan
f. Yakin pada dirinya
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
32
g. Kreatif dan fleksibel
h. Ingin memperoleh balikan segera
i. Sangat energik
j. Motivasi untuk lebih unggul
k. Berorientasi ke masa depan
l. Mau belajar dari kegagalan
m. Berkemampuan tinggi dalam memimpin.
Karakteristik wirusaha akan terlihat dan berkembang melalui ilmu
pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh dari hasil
interaksi dengan lingkungannya. Karakteristik Wirausaha yang perlu
dikembangkan, diantaranya :
a. Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Mau bekerja keras
c. Mau disiplin dan mengembangkan disiplin
d. Sifat dan watak kepribadian
e. Kejujuran dan tanggungjawab
f. Berkeyakinan kuat
g. Ketahanan fisik dan sikap mental
h. Berkemauan keras
i. Kesabaran dan ketabahan
H. Leibenstein menjelaskan bahwa Wirausaha yang memiliki
karakteristik adalah :
a. Mampu menggandengkan peluang-peluang besar.
b. Mampu memperbaiki kelemahan-kelemahan pasar.
Dari penjelasan materi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa
Wirausaha yang sukses itu salah satu kuncinya adalah harus mempunyai
nuansa karakteristik yang baik, positif, menarik dan simpatik. Keinginan
mau bekerja keras dan ada prestasi yang diukur dengan jelas
menunjukkan keberhasilan.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
33
3. MENGGALI WIRAUSAHA DALAM BISNIS
Analisa ini meliputi identifikasi dan evaluasi pengaruh luar yang
tidak dapat dikendalikan, pelanggan dan persaingan serta kemampuan
perusahaan dalam menentukan peluang, ancaman, kekuatan dan
kelemahan. Kondisi ini sebagai bahan informasi mengembangkan strategi
bisnis dalam menganalisis peluang pasar (Market opportunity analysis).
Bygreve (1996) mengungkapkan peluang pasar adalah suatu situasi
beradanya kombinasi dari faktor-faktor yang menciptakan potensi untuk
menjual produk atau jasa perusahaan. Kondisi ini menempatkan posisi
strategi wirausaha dalam bisnis yang meliputi aspek :
4. Memilih proses menjadi tahap logis untuk memudahkan pengendalian
dan analisis
5. Memperhitungkan aspek nyata, yang memberikan hasil yang berbeda,
sebagai akibat penilaian, pemilihan atau kesempatan
6. Tingkat toleransi yang mengakui adanya proses fenomena ril yang
berdasarkan rentang kinerja
Untuk itu wirausaha berusaha mengumpulkan informasi dari
berbagai sumber sebagai bahan membentuk gambaran sifat dan
keberadaan peluang pasar. Pendekatan ini dilakukan mampu
menggambarkan :
1.Identifikasi faktor lingkungan bisnis
a. kondisi dan kecenderungan perekonomian
b. situasi dan kecenderungan hukum dan peraturan
c. penempatan posisi dan dan kecenderungan teknologi
d. perubahan sosial yang relevan
e. kelamahan dan kemampuan lingkungan alam
2.Jenis dan industri dan pandangan mengenainya
a. Jenis industri
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
34
b. Ukuran sekarang dan 5 tahun mendatang
c. Praktek pemasaran di industri dan bisnis
d. Kecenderungan yang utama
e. Implikasi terhadap peluang
3. Analisis peluang utama
a. Deskripsi produk
b. Penempatan posisi pasar
c. Praktek pasar (distribusi, harga, promosi, pelayanan)
d. Perkiraan pangsa pasar
e. Reaksi terhadap pesaing
f. Implikasi terhadap peluang
4. Menciptakan profil pasar sasaran
a. Tingkatan dalam kebutuhan umum, jenis produk, merek
b. Fokus pemakai akhir
c. Profil pelanggan sasaran
d. Implikasi terhadap peluang
5. Susunan proyeksi penjualan
a. pendekatan formal dan atau intuitif
b. dijalankan atau tidak dijalankan
Untuk itu kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui :
1. Hasil pengamatan yang mendalam
2. Hasil riset
3. Pendapat dari para ahli
4. Pendapat para praktisi
c. Rangkuman
Wirausaha adalah orang yang mengorganisasi dan mengarahkan
usaha baru. Wirausaha berani mengambil risiko yang terkait dengan
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
35
proses memulai usahanya. Beberapa Wirausaha dapat terlahir dalam
suatu seni dengan mulai membuka kedai nasi, kios rokok, bengkel sepeda,
dan akhirnya terus berkembang menjadi besar dan sukses. Kebanyakan
dari mereka yang belajar menjadi Wirausaha, selalu mengikuti dan
mempelajari keberhasilan para Wirausaha yang berpengalaman. Mungkin
mereka telah mengagumi keberhasilan seseorang, kerabat, kawan, atau
dari orang tua.
Kegiatan ekonomi terus tumbuh dan berkembang. Kondisi ini
menyebabkan setiap orang berusaha mengembangkan diri dengan
kompetensi yang dimiliki untuk mengembangkan ide dan meraih peluang
yang terukur dan tingkat prestasi tertentu pula. Oleh karena itu ribuan
perusahan didirikan orang untuk mengembangkan diri. Perusahaan itu ada
yang bertahan dan berhasil, serta ada pula yang mengalami kegagalan.
Ada yang berkembang dan berhasil karena perusahaan tersebut dikelola
oleh wiausahawan yang berpengalaman dan tahu apa yang sedang
dilakukannya. Bakat seorang Wirausaha akan bertambah dan berkembang
berkat pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh dari
hasil interaksi dengan lingkungan.
d. Tugas
Cobalah Inventarisasi jenis-jenis pekerjaan yang anda kenal dan uraikan
masing-masing jenis pekerjaan tersebut.
e. Evaluasi
A. Instrumen Penilaian
1. Jelaskan Karakteristik Wirausaha perlu dikembangkan dengan baik ?
2. Jelaskan perlunya siswa SMK ikut bekerja dalam kegiatan Wirausaha
(magang) ?
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
36
3. Uraikan bahwa wirausaha melakukan tindakan yang baik adalah
membuat perencanaan dan catatan yang telah dikerjakan ?
Kunci Jawaban :
1. Karakteristik wirusaha akan terlihat dan berkembang melalui ilmu
pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh dari hasil
interaksi dengan lingkungannya. Karakteristik Wirausaha yang perlu
dikembangkan, diantaranya :
a. Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Mau bekerja keras
c. Mau disiplin dan mengembangkan disiplin
d. Sifat dan watak kepribadian
e. Kejujuran dan tanggungjawab
f. Berkeyakinan kuat
g. Ketahanan fisik dan sikap mental
h. Berkemauan keras
i. Kesabaran dan ketabahan
H. Leibenstein menjelaskan bahwa Wirausaha yang memiliki
karakteristik adalah :
a. Mampu menggandengkan peluang-peluang besar.
b. Mampu memperbaiki kelemahan-kelemahan pasar.
4. Setelah selesai ikut bekerja dalam kegiatan Wirausaha (magang),
para siswa SMK diharapkan akan mempunyai kepribadian yang kuat,
sebagai berikut :
c. Memiliki semangat kerja keras
d. Mampu mengembangkan ide dengan baik
e. Memiliki sikap mental berwirausaha
f. Memiliki moral yang tinggi
g. Memiliki keterampilan berwirausaha
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
37
h. Memiliki kepekaan terhadap arti lingkungan
i. Mengembangkan terus menerus meraih meraih dan
mengembangkan peluang
j. Memiliki keinginan berprestasi.
2. Tentu tindakan yang baik adalah membuat perencanaan dan catatan
yang akan dan telah dikerjakan siswa untuk kegiatan magang.
Membuat catatan kegiatan wirausaha dan menyusun laporannya
sangat penting, serta dapat dipresentasikan. Pelaksanaan
mempresentasikan catatan kegiatan wirausawan, dapat dirumuskan
dalam bentuk tertulis. Adapun catatan-catatan kegiatan wirausaha
adalah mengenai keberhasilan dan kegagalannya serta
permasalahannya, sehingga catatan tersebut menjadi bahan evaluasi
keberhasilan yang telah dibuat.
3. Membuat catatan kegiatan Wirausaha, diantaranya meliputi :
a. Kegiatan-kegiatan jual beli dalam bisnis dan perdagangan;
b. Kegiatan-kegiatan dalam bidang geodesi
c. Kegiatan-kegiatan utang piutang;
d. Kegiatan-kegiatan kerja dalam pabrik diberbagai macam barang
dan jasa;
e. Kegiatan-kegiatan dalam bangunan
f. Kegiatan-kegiatan dalam pengawasan kerja;
g. Kegiatan-kegiatan promosi dagang atau bisnis;
h. Kegiatan-kegiatan dalam bidang arsitektur dan sipil;
i. Kegiatan-kegiatan proses produksi;
j. Kegiatan-kegiatan pendistribusian produk;
k. Kegiatan-kegiatan transportasi
l. Kegiatan-kegiatan bidang pariwisata.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
38
Dari penjelasan materi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa
Wirausaha yang sukses itu salah satu kuncinya adalah harus mempunyai
nuansa karakteristik yang baik, positif, menarik dan simpatik. Keinginan
mau bekerja keras dan ada prestasi yang diukur dengan jelas
menunjukkan keberhasilan.
Cocoklah hasil jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif 9 yang
ada di bagian belakang modul ini. Hitunglah jumlah jawaban Anda yang
benar. Kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat
penguasaan anda terhadap materi modul 9.
Rumus :
Tingkat penguasaan = 100%
100
X
Jumlahjawabanbenar
×
Arti tingkat penguasaan yang dicapai :
90% - 100% = baik sekali
80% - 89% = baik
70% - 79% = sedang
- 69% = kurang
Kalau mencapai tingkat penguasaan 80% ke atas, Anda dapat
meneruskan dengan modul seloanjutnya. Tetapi bila tingkat penguasaan
masih di bawah 80% maka harus mengulangi kegiatan belajar modul 9.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
39
BAB III
P E N U T U P
Modul ini berusaha mengungkapkan bagaimana mengembangkan
ide menjalankan usaha terus berkembang dan meraih, mencari,
menciptakan peluang dalam mengembangkan kewirausahaan yang harus
dimiliki sukses. Setiap orang memiliki ide dan peluang yang tidak terbatas.
Tapi tidak semua ide dan peluang terus menerus diasah bagi setiap orang,
sehingga hilang tidak berguna.
Hal-hal mengembangkan ide dan menciptakan peluang sebuah
keharusan tidak bisa dihindari. Sebab ide adalah keberhasilan dan peluang
adalah kerja keras. Akhirnya sinergi ide dan peluang adalah keberlanjutan
usaha. Akhirnya tindakan ini sebagai langkah wirausaha memiliki bekal
untuk merencanakan pengelolaan Usaha Kecil dengan langkah dan
memahami menganalisis peluang usaha. Ide dan peuang dalam bisnis
dapat terjadi dalam semua aspek kehidupan masyarakat dalam
menjalankan kegiatan ekonominya.
Akhirnya modul ini dilanjutkan pada tingkat penguasaan 80% bila
tidak tercapai dilakukan kegiatan remedial. Untuk itu langkah melakukan
baca ulang modul ini menjadi syarat mutlak untuk mengikuti modul
selanjutnya.
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
40
DAFTAR PUSTAKA
Bygrave, William D., 1996, The Portable MBA; Entrepreneurship,
terjm. Dyah Ratna Permatasari, Binarupa Aksara, Jakarta
Meredith, Geoffrey G., Et. Al., 2000, Kewirausahaan; Teori dan
Praktek, terjm. Andre Asparsayogi, Pustaka Binaman
Pressindo, Jakarta
Suryana,2003, Kewirausahaan,; Pedoman praktis, Kiat dan Proses
Menuju Sukses, Salemba Empat, Bandung
Joe Setyawan, 1994, Strategi efektif berwirausaha; mencakup studi
kelayakan usaha, Gramedia, Jakarta
Ating Tedjasutisna, 2004, Memahami kewirausahaan, SMK; untuk
semua bidang keahlian, Armico, Bandung
M. Tohar, 2000, Membuka Usaha Kecil, Kanisius, Jakarta
Rusman Hakim, 1998, Kiat sukses berwiraswasta; mengatasi krisis
etika dan krisis motivasi, Gramedia, Jakarta
M.J.Morris, 1995, Usaha kecil yang berhasil; bagaimana
mempersiapkannya, Arcan, Jakarta
Kusmini Adiputro, Umi Nur Rochjati, Setyo Ferry Wibowo, 2001,
Kewirausahaan untuk tingkat 1 SMK, Yudhistira,
Jakarta
Mas’ud Machfoedz dan Mahmud Machfoedz, 2002, Kewirausahaan;
suatu pendekatan kontemporer, UPP AMP YKPN,
Yogyakarta
Kusmini Adiputro, Umi Nur Rochjati, Setyo Ferry Wibowo, 2001,
Kewirausahaan untuk tingkat 3 SMK, Yudhistira,
Jakarta
Modul 9, Kiat Mengembangkan Ide dan Meraih Peluang
41

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar